Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2023/02/22

Rabu, 22 Februari 2023

Bacaan   : EZRA 4:1-4
Setahun : Bilangan 21-22
Nas       : Tetapi Zerubabel, Yesua, dan para kepala kaum keluarga orang Israel yang lain berkata kepada mereka: "Bukanlah urusan kita bersama, sehingga kamu dan kami membangun rumah bagi Allah kami, karena kami sendirilah yang hendak membangun bagi TUHAN, Allah Isra (Ezra 4:3)

Kebulatan Tekad Hidup

Pepatah "maju terus pantang mundur" menggambarkan kebulatan tekad untuk terus melangkah dengan yakin, sekalipun harus menghadapi berbagai tantangan yang dapat menghambat langkah kita serta membutuhkan pengorbanan. Keyakinan itu sendiri didasarkan pada harapan akan sesuatu yang bisa kita dapatkan. Untuk itulah maka keyakinan itu dijawab dengan tindakan nyata, guna mencapai harapan tersebut.

Kebulatan tekad ini yang dirasakan oleh Zerubabel, Yesua, serta para kepala kaum keluarga orang Israel ketika membangun kembali Bait Allah, sesudah mereka pulang dari pembuangan. Dalam pembangunan itu, mereka dihambat oleh lawan-lawan mereka dengan menggunakan tipu daya (ay. 2) dan juga ancaman (ay. 4). Lawan-lawan mereka sendiri adalah tawanan yang dibuang di Samaria, yang juga membangun kuil untuk dewa-dewa mereka disana, sehingga mereka tidak menyukai pembangunan kembali Bait Allah. Sekalipun menghadapi hambatan yang mengancam nyawa mereka, bangsa Israel tetap teguh dalam tekadnya untuk membangun Bait Allah. Tekad kuat itu didasarkan pada keyakinan bahwa Allah yang menjadi harapan mereka, telah membebaskan mereka dari pembuangan. Dengan membangun Bait Allah, mereka menjawab perintah Allah, serta bertekun dalam tekadnya.

Kebulatan tekad para kepala kaum keluarga bangsa Israel tersebut hendaknya menjadi teladan bagi kita untuk terus melangkah maju dengan tekad kuat. Karena Allah akan menuntun langkah kita, seperti juga dengan langkah bangsa Israel. --ZDP/www.renunganharian.net

KEBULATAN TEKAD AKAN MENGUATKAN KITA
UNTUK DAPAT MELANGKAH MAJU.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org