Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2022/08/10

Rabu, 10 Agustus 2022

Bacaan   : AMSAL 11:17
Setahun : Yesaya 47-51
Nas       : Orang yang murah hati berbuat baik kepada diri sendiri, tetapi orang yang kejam menyiksa badannya sendiri. (Amsal 11:17)

Murah Hati atau Kejam?

Dahulu saya agak malas mengenakan jas hujan ketika berkendara dalam kondisi hujan. Kecuali hujan cukup lebat, saya akan bertahan dengan prinsip tersebut. Sampai suatu ketika saya menyadari bahwa tindakan tersebut kurang tepat. Ya, sebenarnya dengan berkendara menembus hujan tanpa mengenakan jas hujan, berarti saya sedang menyiksa diri sendiri. Saya sedang membiarkan tubuh saya lebih rentan terhadap penyakit karena hujan yang langsung menerpa tubuh saya. Akhirnya, saya pun mulai belajar untuk mengubah kebiasaan tersebut setelah menyadari kekeliruan saya.

Menurut Salomo, penilaian apakah seseorang murah hati atau kejam sangat sederhana, yakni dengan melihat cara orang tersebut memperlakukan dirinya dalam kehidupan sehari-hari. Ketika seseorang membiasakan sarapan sebelum beraktivitas pagi, orang itu sedang berbuat baik kepada dirinya, dengan memberi asupan makanan bergizi. Begitu pula ketika ia sedang dalam kondisi kurang fit atau lelah, lalu memberi waktu istirahat buat tubuhnya, ia pun sedang berbuat baik terhadap dirinya. Selain dua contoh di atas, kita tentu dapat menambahkan contoh lainnya menurut pengalaman pribadi kita.

Allah menghendaki agar kita sebagai orang percaya semakin cakap dalam mengasihi dan memedulikan diri sendiri, sebagai wujud nyata dari menghargai tubuh sebagai Bait Roh Kudus. Bagaimana dengan kecenderungan sikap dan perlakuan kita terhadap diri sendiri? Sudahkah kita bermurah hati kepada diri sendiri, supaya dalam kondisi tubuh yang baik dan sehat dapat kita pergunakan untuk memuliakan Tuhan? --GHJ/www.renunganharian.net

ORANG YANG BERMURAH HATI KEPADA DIRINYA, SEBENARNYA
IA SEDANG MENGASIHI ALLAH YANG MENCIPTAKAN TUBUHNYA.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org