Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2020/06/14

Minggu, 14 Juni 2020

Bacaan   : 2 Samuel 16:5-14
Setahun : Ester 8-10
Nas       : "TUHAN telah membalas kepadamu segala darah keluarga Saul, yang engkau gantikan menjadi raja, ... Sesungguhnya, engkau sekarang dirundung malang, karena engkau seorang penumpah darah." (2 Samuel 16:8)

Tolok Ukur Sembrono

Banyak orang sembrono menetapkan tolok ukur kehidupan manusia. Dikatakan hidupnya berkenan kepada Tuhan bila harta makin bertambah, tubuh sehat, seluruh anggota keluarga dalam keadaan baik. Ketika hidup berkekurangan, keluarga berantakan, mengidap penyakit mematikan, dikatakan bahwa Tuhan tidak berkenan kepadanya dan hidupnya terkutuk.

Simei tidak henti-hentinya melontarkan kata-kata kutuk ketika melihat Daud melarikan diri dari istana oleh sebab kudeta dari Absalom, anaknya. Menurut Simei, hari itu adalah hari pembalasan Tuhan kepada Daud atas dosa-dosanya terhadap keluarga Saul. Apa yang terjadi pada Daud memang adalah hukuman dari Tuhan, namun bukan atas keluarga Saul, melainkan perzinahan yang dilakukannya terhadap Batsyeba (lih. 2Sam 12:7-12)! Sekalipun demikian, tiada pernah Tuhan menjauhkan kasih-Nya daripada Daud. Tuhan memulihkan keadaannya sehingga ia akhirnya kembali memerintah sebagai raja. Pada hari perjalanan Daud kembali ke istana, barulah Simei menyadari kalau tolok ukur yang ia gunakan sudah sembrono (2Sam. 19:18-20).

Suatu penderitaan, apabila dijalani dengan ketabahan dan sukacita, dapat menjadi berkat karena memberi kekuatan bagi orang-orang yang mengalami situasi serupa. Sebaliknya mendapatkan kekayaan dan kesejahteraan, apabila kita tidak waspada, akan menjerat kita ke dalam dosa kesombongan! Berhenti menetapkan tolok ukur sembrono terhadap kehidupan seseorang! Hanya sorot mata Tuhanlah yang mampu menguji hati seseorang untuk melihat apakah ia benar-benar berkenan kepada-Nya (Mzm. 11:4)! --LIN/www.renunganharian.net

MENETAPKAN TOLOK UKUR YANG SEMBRONO
ADALAH SAMA SEPERTI KITA MENGHAKIMI ORANG LAIN.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org