Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2018/06/14

Kamis, 14 Juni 2018

Bacaan   : 1 Raja-raja 21:1-4
Setahun : Ester 8-10
Nas       : Lalu masuklah Ahab ke dalam istananya dengan kesal hati dan gusar karena perkataan yang dikatakan Nabot, orang Yizreel itu, kepadanya: "Tidak akan kuberikan kepadamu milik pusaka nenek moyangku." (1 Raja-Raja 21:4a)

Keinginan Tak Sampai

Seorang anak biasanya mengingini sesuatu yang dimiliki teman-temannya. Namun, bagaimana jika keinginannya tidak dipenuhi orangtuanya? Setiap anak mempunyai tanggapan dan sikap yang berbeda-beda. Ada yang biasa saja, kecewa, jengkel, bersungut-sungut, menangis, bahkan merajuk.

Ahab bukanlah orang yang tidak punya apa-apa. Ia raja Samaria. Sebagai seorang raja, ia memiliki kuasa dan kekayaan yang sangat banyak. Suatu hari entah mengapa muncullah keinginan dalam hatinya untuk memiliki kebun anggur Nabot yang ada di samping istananya. Keinginan yang kuat itu membuatnya merasa harus memiliki kebun Nabot dan memberikan beberapa penawaran: kebun anggur pengganti yang lebih baik atau sejumlah uang sebagai pembayaran kebun tersebut. Namun, Nabot tidak ingin menyerahkan kebunnya, yang merupakan milik pusaka nenek moyangnya, kepada Ahab sebagai wujud ketaatannya kepada perintah Tuhan (Bil. 36:7). Karena penolakan Nabot itulah Ahab kesal hati dan gusar, bahkan berlaku seperti anak kecil yang merajuk dan tidak mau makan.

Tidak ada yang salah dengan mempunyai keinginan, tetapi banyak keinginan yang muncul karena nafsu dan kecemburuan terhadap orang lain. Tidak semua keinginan akan terpenuhi karena belum tentu Tuhan berkenan atau orang lain mau memenuhi keinginan tersebut. Marilah menguasai hati kita sehingga tidak terjebak oleh keinginan-keinginan yang hanya memuaskan diri sendiri. Juga, bersikaplah dewasa apabila keinginan itu tidak atau belum dapat terwujud. --ANT/www.renunganharian.net

HIDUP TIDAK DIGANTUNGKAN PADA KEINGINAN KITA SENDIRI,
TETAPI PADA KEHENDAK TUHAN.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org