Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2018/04/04

Rabu, 4 April 2018

Bacaan   : Markus 16:9-14
Setahun : 1 Samuel 12-14:23
Nas       : Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kekerasan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya. (Markus 16:14)

Ketika Yesus Mencela

Yesus Kristus, Tuhan dan Juru Selamat yang kita kenal akan kebaikan dan kasih-Nya kepada para murid-Nya, ternyata pernah mencela mereka. Yesus seakan tidak memaklumi kesalahan yang mereka perbuat maupun rasa kehilangan yang masih mereka rasakan akibat peristiwa kematian-Nya. Apa yang membuat Yesus sampai tega mencela para murid-Nya?

Melalui bacaan hari ini, kita dapat memahami alasan kekecewaan Yesus. Bagaimana Dia tidak kecewa, jika mereka telah sekian waktu bersama-sama, tetapi para murid tidak percaya akan kebangkitan-Nya? Bagaimana Dia tidak marah, ketika mereka yang sudah melihat langsung kuasa dan otoritas pelayanan-Nya, tetapi hati mereka tetap degil terhadap berita akan kebangkitan-Nya, seperti yang pernah dikatakan oleh-Nya? Bahkan, ketika berita kebangkitan itu disampaikan oleh orang-orang yang telah bertemu Yesus secara langsung, mereka tetap tidak percaya (ay. 11, 13). Kata "degil" dapat diartikan sebagai kondisi keras kepala. Rasio dan pikiran mereka mungkin lebih dominan daripada kesaksian dalam roh mereka sehingga mereka sukar memercayai kebangkitan Yesus.

Kebangkitan Yesus menjadi kekuatan luar biasa bagi orang percaya. Kebenaran tak terbantahkan yang seharusnya membuat kita semakin teguh dalam iman dan pengharapan karena Dia telah mengalahkan maut. Apakah terkadang kita bersikap seperti para murid yang tidak percaya? Jika ya, kita perlu belajar mengenal Dia lebih lagi, supaya kepercayaan kita kepada-Nya semakin kuat dan tak tergoyahkan! --GHJ/www.renunganharian.net

KETIDAKPERCAYAAN DAN KEDEGILAN HATI
AKAN SELALU MENDUKAKAN HATI ALLAH.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org