Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2012/10/04

Kamis, 4 Oktober 2012

Bacaan   : Zakharia 7:1-14
Setahun : Matius 4; Lukas 4-5
Nas       : Ketika kamu berpuasa dan meratap dalam bulan yang kelima dan yang ketujuh selama tujuh puluh tahun ini, adakah kamu sungguh-sungguh berpuasa untuk Aku? (Zakharia 7:5)

UNTUK APA BERPUASA?

Mengapa banyak orang tidak mendapatkan manfaat dari disiplin berpuasa? Donald S. Whitney dalam bukunya Spiritual Discipline for The Christian Life berpendapat hal itu dikarenakan banyak orang berpuasa tanpa tujuan rohani. Akibatnya, puasa tidak berbeda dengan "diet" untuk menurunkan berat badan. Tanpa tujuan rohani yang jelas, berpuasa hanya akan menjadi sesuatu yang menyengsarakan

Tampaknya orang-orang Yahudi di Betel juga kehilangan tujuan rohani dalam melakukan ibadah puasa mereka. Selama tujuh puluh tahun mereka berpuasa meratapi kehancuran Yerusalem dan Bait Tuhan, akibat dosa-dosa mereka. Kini setelah mereka kembali ke tanah air dan sedang membangun kembali Bait Tuhan, mereka ragu apakah mereka masih harus terus berpuasa seperti itu (ayat 3). Jawaban Tuhan mengejutkan. Puasa mereka selama ini tidak memperkenankan-Nya. Selama 70 tahun rupanya puasa bangsa itu hanya ritual belaka, bukan ditujukan untuk menyatakan pengabdian mereka kepada Tuhan serta penyesalan yang sungguh-sungguh atas dosa-dosa mereka yang mendukakan hati-Nya (ayat 5). Betapa sia-sianya puasa tanpa tujuan yang berpusat pada Tuhan!

Disiplin berpuasa dapat menolong pertumbuhan rohani kita. Jika tidak bermanfaat, Tuhan Yesus tentu tidak akan mengajar kita berpuasa (lihat Matius 6). Kita dapat berpuasa untuk memperkuat permohonan khusus, mengungkapkan pertobatan, maupun menyatakan kasih dan pengabdian kepada Tuhan. Jika Tuhan mendorong Anda untuk berpuasa, maukah Anda melakukannya? Bukan sebagai ritual tanpa makna, tetapi sarana untuk memperdalam hubungan kita dengan-Nya. -- ITA

DISIPLIN BERPUASA MELEPASKAN KITA DARI TOPANGAN LAHIRIAH,
MENEMPATKAN KITA DALAM KETERGANTUNGAN PENUH KEPADA ALLAH

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org