Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2010/08/02

Senin, 2 Agustus 2010

Bacaan   : Mazmur 119:67-72
Setahun : Mazmur 60-62; Roma 5
Nas       : Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu (Mazmur 119:71)

ARTI MASALAH

Tidak ada masalah yang meninggalkan Anda dalam keadaan sama seperti saat ia mendatangi Anda. Pasti selalu ada akibat yang ditimbulkannya. Dengan masalah yang terjadi, keadaan Anda bisa menjadi lebih baik, atau sebaliknya, lebih buruk. Jika masalah membuat kita lebih buruk, tentu ada yang salah dalam diri kita saat merespons masalah tersebut. Bukankah Tuhan mengizinkan masalah terjadi di hidup kita untuk membuat kita lebih baik?

Bagi orang-orang sukses, kerap kali masalah adalah peluang untuk mencapai kemajuan. Pernyataan ini tidak ada dalam kamus orang-orang yang menyukai kemudahan dan antimasalah. Demikian juga arti masalah bagi orang kristiani. Tuhan tidak pernah mengizinkan segala sesuatu terjadi tanpa ada tujuan di dalamnya. Pemazmur pernah berkata, "Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu" (ayat 71). Mengapa penindasan, penderitaan, tekanan, aniaya, dan kesesakan itu baik? Karena itu membuat kita belajar ketetapan Tuhan. Memproses kita untuk makin serupa dengan-Nya.

Saat menghadapi masalah, kita akan menemukan sesuatu dalam diri yang tak kita ketahui sebelumnya. Proses ini mengajar kita rendah hati dan memegang janji Tuhan (ayat 67), sehingga kita lebih dewasa. Bayangkan jika masalah dan pemrosesan Tuhan tidak datang di hidup kita. Tentu keadaan kita tak lebih baik dari sekarang, bukan? Biarlah kita menjadi orang yang tidak alergi dengan penderitaan dan masalah. Apa arti masalah yang menghampiri Anda? Kemajuan atau kemunduran? Milikilah mental juara. Juara tak takut pada masalah. Mereka yakin masalah akan membuat mereka lebih baik -- PK

JANGAN PERNAH TAKUT MENGHADAPI MASALAH
KARENA MASALAH AKAN MEMBAWA KITA MAJU SETAHAP

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org