Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2010/06/15

Selasa, 15 Juni 2010

Bacaan   : 2 Samuel 19:15-23
Setahun : Nehemia 1-3; Kisah Para Rasul 2:1-21
Nas       : Mulut orang benar mengeluarkan hikmat, tetapi lidah bercabang akan dikerat (Amsal 10:31)

HITUNG SAMPAI 10

Seorang pelayan toko sedang menjawab pertanyaan pelanggan, "Iya, Bu. Tetapi itu sudah lama tidak ada." Manajer toko yang kebetulan lewat terkejut, dan segera berkata kepada si pelayan, "Apa? Sudah lama tidak ada? Maaf, Bu, ia salah. Pasti ada. Ia karyawan baru di sini. Ia tidak tahu bahwa toko kami menyediakan semua kebutuhan. Ini toko serbaada, Bu. Jadi jangan khawatir, kami pasti punya persediaannya di gudang. Sekarang, saya sendiri yang akan mengambilkannya untuk Ibu. Apa yang menurutnya sudah lama tidak ada?" Ibu itu menjawab, "Kucing liar."

Cerita di atas pesannya sederhana, jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan (jump to conclusion). Bertindak tanpa berpikir panjang hanya akan menciptakan masalah baru. Lebih dari itu, tindakan emosional tidak jarang malah memperlihatkan kebodohan dan kelemahan kita sendiri. Selain bisa mencelakakan orang lain, bisa juga mencelakakan diri kita sendiri.

Itulah yang terjadi pada Simei bin Gera, salah seorang kerabat Saul. Tanpa berpikir panjang ia telah mengutuki Daud (2 Samuel 16:5-14). Tampaknya Simei membenci Daud karena menyangka Daud telah mengkhianati Saul. Untungnya ketika itu Daud tidak melayaninya. Di kemudian hari rupanya Simei menyadari kekeliruannya. Ia menyambut kedatangan Daud dan memohon ampun kepadanya (ayat 19, 20). Sekali lagi ia beruntung karena Daud memaafkannya.

Jadi, baiklah kita mengingat ungkapan sederhana ini, "Sebelum mengomentari sesuatu, hitunglah sampai sepuluh". Artinya, pikirkan baik-baik sebelum mengambil kesimpulan atau mengutarakan sesuatu. Kalau tidak ingin menyesal kelak -- AYA

BERBICARA TANPA BERPIKIR
HANYA AKAN MENIMBULKAN PENYESALAN

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org