Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2010/02/26

Jumat, 26 Februari 2010

Bacaan   : Mazmur 13:1-6
Setahun : Bilangan 15-16; Markus 6:1-29
Nas       : Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu (Mazmur 13:6)

GELAP GULITA

Saya suka tidur dalam keadaan gelap gulita. Lampu kamar saya matikan, jendela saya tutup dengan tirai, sehingga tidak ada cahaya masuk sama sekali. Namun, meski mata saya hampir tidak bisa melihat apa-apa saat itu, jarang sekali saya tersandung sesuatu ketika berjalan di situ. Sebab saya sudah hafal seluk-beluk kamar saya. Memori inilah yang menjadi penerang bagi saya dalam kegelapan kamar tersebut.

Hidup manusia juga kadang terasa gelap gulita, seperti yang dialami oleh Daud dalam perikop Alkitab hari ini. Jiwanya terancam. Hari-harinya dilalui dengan berat dan penuh kekhawatiran. Ia berdoa, tetapi Tuhan diam, menyembunyikan wajah-Nya. Dalam situasi demikian, Daud mengingat kasih setia Tuhan. Berdasarkan pengenalannya akan Tuhan, Daud yakin bahwa Tuhan tetap setia, bahkan ketika Dia tampak bungkam. Keyakinan ini memampukannya untuk terus melangkah dalam kegelapan hidupnya. Terang itu datang bukan dari luar, tetapi dari dalam.

Sama seperti Daud, hidup kita terkadang juga terasa begitu berat, bahkan gelap. Berbagai masalah dan kesedihan menekan hidup kita. Sementara Tuhan, seakan-akan diam saja. Dalam situasi yang demikian, sama seperti Daud, yang bisa kita lakukan adalah meyakini saja kasih setia Tuhan. Ingatlah hal-hal di masa lalu ketika kita mampu melihat kasih setia Tuhan secara nyata. Berdasarkan memori tersebut, yakinkan diri kita bahwa sama seperti waktu itu, saat ini pun Tuhan tetap setia. Kesetiaan-Nya ini cukup untuk menjadi sinar yang memampukan kita melewati masa-masa gelap dalam hidup kita -- ALS

JIKA ANDA TIDAK DAPAT MERABA TANGAN-NYA
PERCAYAILAH HATI-NYA -- Babbie Mason

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org