Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2009/12/31

Kamis, 31 Desember 2009

Bacaan   : Yohanes 4:31-38
Setahun : Wahyu 19-22
Nas       : Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya (Yohanes 4:34)

MENJAGA KOMITMEN

Setiap tahun baru, banyak orang membicarakan resolusi: tahun baru, komitmen baru. Namun, apa yang terjadi dengan komitmen kita saat nanti, bulan demi bulan berlalu? Terkadang gemanya hampir tak terdengar lagi; bahkan terlupakan atau tak dipedulikan lagi. Ironis, bukan?

Mari belajar dari Yesus. Meskipun hidup-Nya di dunia diwarnai penolakan dari para pemimpin agama waktu itu, penyangkalan murid-Nya, bahkan berujung pada penderitaan di kayu salib, Dia tetap setia. Komitmen-Nya teguh dalam berbagai keadaan. Bagaimana Dia dapat tetap setia sampai akhir? Kuncinya terungkap dari ucapan-Nya, "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya" (ayat 34).

Dia berpuasa empat puluh hari empat puluh malam, dan selama itu Dia tak pernah absen melakukan kehendak Bapa. Dia pernah meminta agar cawan penderitaan berlalu dari-Nya, tetapi Dia menyerahkan kembali keputusan akhirnya ke tangan Bapa. Dia tidak pernah hidup di luar kehendak Bapa, sebab hidup-Nya adalah untuk melakukan kehendak Bapa. Inilah yang membuat hidup-Nya menjadi teladan komitmen yang sempurna. Komitmen yang dijaga dengan setia sampai akhir.

Bagaimana dengan kita? Hidup kita perlu diisi tidak hanya dengan berbagai perbuatan baik menurut ukuran dunia, tetapi juga dengan melakukan kehendak Bapa setiap saat. Tantangan pasti ada, tetapi mari kita teladani kesungguhan-Nya untuk melakukan kehendak Bapa dalam segala keadaan. Buatlah komitmen untuk setia menjadi saksi-Nya dan lakukanlah dengan setia hingga akhir. Dengan demikian, hidup kita memuliakan-Nya -- HA

SEBUAH KOMITMEN MENJADI BERARTI
JIKA KITA MAU BERJUANG UNTUK TERUS MELAKUKANNYA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org