Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2009/12/22

Selasa, 22 Desember 2009

Bacaan   : 2Raja-raja 4:1-7
Setahun : 1Yohanes 1-2
Nas       : Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu (Amsal 22:6)

RUMAH YANG BERSIH

Suatu kali saya menemukan kutipan indah berikut, "Andai rumah saya sangat bersih dan segala sesuatu tertata rapi, tetapi tak ada kasih di situ, maka saya adalah seorang pembantu, bukan ibu. Andai saya punya waktu untuk mengelap, mengepel, mendekorasi rumah dan seisinya, tetapi tak punya waktu untuk menunjukkan kasih, maka anak-anak hanya belajar tentang kebersihan, bukan kesalehan. Dulu saya pikir keberhasilan seorang ibu dilihat dari bagaimana ia menata rumah. Namun, kini saya tahu bahwa ukurannya adalah pada bagaimana anak-anak belajar tentang kasih."

Semasa Elisa melayani, seorang janda meminta pertolongan kepadanya. Ia janda dari seorang nabi Allah, yang telah dibunuh kejam oleh Izebel. Ketika itu sangat sulit bagi seorang janda untuk mencari nafkah. Dan kini ia terdesak; terjerat utang yang besar (ayat 1). Namun, ia tak berbalik setia. Apalagi ia memiliki anak-anak. Ia ingin anak-anaknya melihat dan mengalami bahwa Allah mereka patut diandalkan. Maka, ia mencari Elisa sang hamba Allah. Ia dan anak-anaknya pun mendapatkan mukjizat. Dan itu menyelamatkan serta mengajarkan kebenaran penting pada anak-anaknya (ayat 5-7).

Bertumbuhnya seorang pribadi selalu ditopang oleh kehadiran dan dukungan seorang ibu, atau seorang lain yang berperan sebagai ibu baginya. Bagaimana berkata-kata, mengampuni sesama, berbagi serta menunjukkan kasih, juga memercayai Tuhan, kebanyakan dipelajari orang dari ibu. Maka, kiranya perhatian ibu bukan mengatur urusan rumah jasmani saja. Yang jauh lebih penting adalah menata fondasi hidup seorang anak, yang kelak bisa mengubah dunia dengan cara yang menyenangkan Allah -- AW

RUMAH BERSIH TAK MENJAMIN HATI SEKETIKA BERSIH
NAMUN IBU PENUH KASIH TERUS MEMBENTUK HIDUP PENUH KASIH

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org