Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2009/09/30

Rabu, 30 September 2009

Bacaan   : Kejadian 1
Setahun : Ester 1-3
Nas       : Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi (Kejadian 1:28)

TUGAS LUHUR

Setelah kekacauan musim, satu lagi dampak pemanasan global seperti yang diberitakan Kompas 26 Maret 2007 pada halaman depannya: bongkah es Antartika yang sudah terbentuk 1.500 tahun sebesar sepertiga luas kota Jakarta, pecah dan terlepas ke laut lepas. Bahaya ke depan adalah meningkatnya volume air laut. Akibatnya, banyak pulau akan tenggelam. Pemanasan global terkait erat dengan kelalaian manusia mengurus bumi.

Bumi dengan segala isinya diciptakan oleh Allah dalam keadaan yang "sungguh amat baik" (ayat 31). Dan, kepada manusia diberikan tanggung jawab pengelolaannya (ayat 28). Sayangnya, kata "taklukkanlah" dan "berkuasalah" dalam ayat itu lalu disalahartikan. Seolah-olah itu adalah "surat izin untuk melakukan apa saja, sesuka-suka dan semau-mau kita" terhadap bumi. Padahal itu adalah sebuah penugasan luhur kepada kita, manusia, agar memelihara dan menjaga bumi. Kita memang boleh mengeksplorasinya, tetapi jangan mengeksploitasinya.

Untuk turut serta menjaga dan memelihara bumi, kita bisa memulainya dari diri kita sendiri dan dari hal-hal sederhana yang bisa kita lakukan. Recycle, sebisa-bisanya hindari penggunaan benda-benda plastik yang sulit terurai secara alami. Reduce, kita perlu mengurangi penggunaan bahan bakar dan benda-benda yang bisa merusak lapisan ozon. Reuse, menggunakan kembali barang-barang yang ada untuk mengurangi sampah yang tidak perlu. Dan yang paling penting, kita bisa memulainya sekarang! Tidakkah kita rindu melihat bumi kita menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman? -AYA

BUMI INI ADALAH WARISAN UNTUK ANAK CUCU
YANG HARUS DIPERTANGGUNGJAWABKAN KEPADA TUHAN

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org