Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2009/08/26

Rabu, 26 Agustus 2009

Bacaan   : 1Korintus 4:11-17
Setahun : 1Tawarikh 14-16
Nas       : Ikutlah teladanku, sama seperti aku juga mengikuti teladan Kristus (1Korintus 11:1)

JANGAN IKUTI SAYA

Sebuah gambar tempel di kaca belakang sebuah mobil bertuliskan, "Don't follow me, follow Jesus!" Jika diterjemahkan, kalimat itu berarti, "Jangan ikuti saya, ikutilah Yesus!" Gambar tempel ini memang dibuat sekadar untuk mengingatkan pengemudi agar jangan mengekori mobil di depannya, tetapi secara konotatif, kalimat tersebut bisa mengandung makna yang dalam. Yakni bahwa memang berbahaya untuk mengikuti secara membuta seorang manusia biasa yang tidak sempurna.

Sayangnya kalimat ini kadang disalahgunakan oleh para pemimpin kristiani ketika keteladanan hidup mereka kurang baik. Mereka beralasan bahwa tidak seharusnya jemaat meneladani manusia biasa yang penuh kekurangan seperti dirinya, Tuhan Yesuslah yang seharusnya mereka teladani.

Sikap ini bertentangan dengan sikap Paulus sebagai pemimpin gereja Korintus (ayat 14,15). Paulus sadar benar bahwa ia bertanggung jawab memberi teladan baik bagi jemaatnya. Itu sebabnya ia berusaha keras menjaga hidupnya (ayat 11-13) dan dengan berani mengajak jemaat meneladani hidupnya sambil mengingatkan bahwa teladan yang utama adalah Tuhan Yesus (ayat 16,17).

Setiap pemimpin kristiani, apa pun kapasitasnya; baik sebagai pendeta, pengurus jemaat, pemimpin kelompok kecil, dan sebagainya, bertanggung jawab menjaga keteladanan hidupnya. Sebab mereka yang dipimpin pasti terpengaruh oleh apa yang mereka lihat dari sang pemimpin. Sebaliknya, sebagai yang dipimpin kita pun tak boleh mendewakan pemimpin. Mereka tetaplah manusia biasa yang penuh kelemahan. Teladani saja apa yang baik, sambil terus mengingat bahwa teladan utama adalah Tuhan Yesus sendiri -ALS

SEBAGAI PEMIMPIN, JADILAH TELADAN YANG BAIK
SEBAGAI PENGIKUT, TELADANILAH KEBAIKAN PEMIMPIN

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org