Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2008/01/12

Sabtu, 12 Januari 2008

Bacaan   : Mazmur 126
Setahun : Kejadian 34-36
Nas       : Tuhan telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita (Mazmur 126:3)

PERKARA BESAR

Seorang pengusaha terlambat menghadiri sebuah rapat penting. Ketika tiba di gedung pertemuan, tempat parkir sudah terisi penuh. Dikelilinginya semua lahan parkir, lantai demi lantai. Tak ada juga tempat kosong! Dengan panik ia berseru: "Tuhan, kasihani aku. Berikanlah tempat parkir sekarang juga. Aku janji akan berhenti mabuk-mabukan dan ke gereja lagi setiap Minggu!" Tiba-tiba, persis di depannya sebuah mobil keluar. Spontan ia berkata, "Tidak jadi janji deh, Tuhan! Aku sudah menemukan satu."

Tuhan kerap kali melakukan perkara besar dalam hidup kita. Namun, seberapa peka kita menyadarinya? Saat sebuah doa dijawab, sering kita menganggapnya suatu kebetulan. Bukan karya Tuhan. Mazmur 126 digubah saat Israel baru pulang dari pembuangan. Penjajahan telah lewat. Kini mereka bisa kembali ke tanah air. Pemazmur mengingatkan: ini semua terjadi bukan karena perjuangan para pahlawan, ataupun kebaikan hati penjajah. Ini terjadi karena Tuhan telah melakukan perkara besar (ayat 1-3). Bahkan, Tuhan masih akan terus berkarya, di tengah kondisi tanah air yang masih porak-poranda. Dia akan terus bekerja, saat umat harus kembali membangun dari nol, dengan cucuran air mata (ayat 4-6).

Pernahkah Anda sembuh dari sakit? Pulih dari hubungan yang retak? Merasakan kekuatan dalam kelemahan? Mengalami berkat di tengah krisis? Itu adalah bukti nyata: Tuhan telah melakukan perkara besar dalam hidup Anda di masa lalu. Hebatnya, Tuhan tak pernah bekerja separuh jalan. Dia masih menyiapkan perkara besar untuk hari esok Anda. Jangan khawatir atau meragukan pimpinan-Nya! -- JTI

TUHAN SUDAH MELAKUKAN PERKARA BESAR BAGI KITA
UNTUK APA KITA MERISAUKAN PERKARA-PERKARA KECIL?

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org