Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2007/12/26

Rabu, 26 Desember 2007

Bacaan   : 1Korintus 15:1-8
Setahun : Hagai 1-2; Wahyu 17
Nas       : Aku mau mengingatkan kamu kepada Injil yang aku beritakan kepadamu (1Korintus 15:1)

TETAP BARU

Apakah Anda pernah memerhatikan betapa cepatnya barang-barang menjadi tua atau ketinggalan zaman?

Saya memikirkan hal ini saat sedang mengajar di kelas sebuah sekolah lanjutan kristiani. Mereka mengikuti perkembangan terkini dengan menyediakan sebuah komputer jinjing bagi setiap siswa. Rasanya belum terlalu lama ketika menyediakan komputer bagi siswa di perpustakaan sekolah lanjutan dianggap sebagai sesuatu yang inovatif. Kemudian menyediakan komputer di asrama sekarang menjadi mode terkini. Namun, suatu hari nanti komputer jinjing pribadi pun tidak akan terpakai lagi.

Segala sesuatu yang diciptakan manusia pada akhirnya akan ketinggalan zaman. Semua, kecuali Injil. Injil sudah berusia lebih dari 2.000 tahun. Dan meskipun ada begitu banyak terjemahan Alkitab yang terus-menerus diperbarui, Injil tetap relevan hari ini seperti pada saat ia ditulis.

Inilah Injil itu: Yesus Kristus datang ke dunia, menjalani kehidupan dengan sempurna, menyerahkan hidup-Nya dengan dikurbankan di atas kayu salib, dikuburkan di sebuah makam pinjaman, dan bangkit dari kematian tiga hari kemudian (1Korintus 15:1-4). Karena Dia telah mengambil alih hukuman atas dosa-dosa kita, Dia dapat mengampuni dosa-dosa kita dan menjadikan kita anak-anak Allah apabila kita beriman dan percaya kepada-Nya (Kisah Para Rasul 12:38,39).

Kiranya kisah terbesar yang pernah diceritakan ini membuat Anda menjadi manusia baru -- untuk selamanya. Inilah kisah yang tidak akan pernah menjadi kuno -- JDB

INJIL TAK AKAN PERNAH MENJADI KUNO

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org