Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2007/12/17

Senin, 17 Desember 2007

Bacaan   : 1Timotius 6:6-16
Setahun : Amos 7-9; Wahyu 8
Nas       : Sekalipun Ia kaya, oleh karena kamu Ia menjadi miskin, supaya kamu menjadi kaya (2Korintus 8:9)

BERSUKACITA SELAMANYA

Jonathan Clements, kolumnis Wall Street Journal menawarkan kepada para pembacanya "Sembilan Tips untuk Berinvestasi dalam Kebahagiaan". Hal yang menarik adalah, salah satu sarannya persis sama seperti yang disampaikan dalam lagu lama favorit karangan Johnson C. Oatman, "Hitunglah Berkatmu". Clements mengajak kita untuk tidak memikirkan kekayaan sesama kita, tetapi untuk berpusat pada banyaknya berkat yang saat ini kita miliki. Ini merupakan nasihat yang bijaksana, asalkan kita sadar bahwa kekayaan rohani kita di dalam Yesus tidak dapat diukur dan lebih berharga daripada harta apa pun.

Allah tidak memberikan Alkitab sebagai buku pedoman untuk mencapai kebahagiaan. Namun, Alkitab mengajarkan kita bagaimana kita dapat bersukacita selamanya dan bagaimana kita dapat mengalami sukacita dalam perjalanan kita menuju kebahagiaan kekal. Jadi, kita akan lebih mengerti apabila membandingkan kebenaran Alkitab dengan nasihat akal budi.

"Ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar," tulis Paulus kepada Timotius (1Timotius 6:6). Rasul Paulus menginginkan agar muridnya mengerti bahwa mensyukuri hal-hal yang pokok dalam hidup akan menghindarkannya dari perangkap keserakahan.

Dengan demikian, marilah kita memusatkan perhatian pada karunia Allah yang menakjubkan, sambil melatih diri kita agar roh ucapan syukur meresap dalam hidup kita sehari-hari. Beginilah caranya untuk mengalami sukacita hari ini dan untuk bersukacita selamanya -- VCG

HITUNGLAH BERKAT ANDA YANG BEGITU BERLIMPAH
MAKA SEGERA SAJA ANDA TAK MAMPU
MENGHITUNGNYA LAGI

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org