Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2007/11/29

Kamis, 29 November 2007

Bacaan   : 2Petrus 1:16-2:3
Setahun : Yehezkiel 35-36; 2Petrus 1
Nas       : Nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri (2Petrus 1:20)

TERJEMAHAN SHAKESPEARE?

Sebagian orang berspekulasi bahwa William Shakespeare turut membantu menerjemahkan Alkitab versi King James. Mereka menyatakan bahwa Shakespeare menyelipkan sebuah kriptogram (pesan tertulis dalam bentuk kode) ketika menerjemahkan Mazmur 46. Dalam mazmur ini, kata ke-46 dari awal adalah shake dan kata ke-46 dari akhir adalah spear. Selain itu, pada tahun 1610, ketika Alkitab versi King James sedang diterjemahkan, Shakespeare sudah berusia 46 tahun. Di samping kebetulan-kebetulan ini, tidak ada bukti serius yang mendukung teori tersebut.

Beberapa orang juga mengklaim telah menemukan makna tersembunyi ketika mereka menginterpretasikan Alkitab. Beberapa aliran kepercayaan tertentu mengutip sebuah ayat di luar konteksnya, sehingga menuntun orang pada doktrin yang keliru. Contoh lainnya, beberapa orang mengutip Yohanes 14:16 dan mereka mengatakan bahwa kata "Penolong" mengacu kepada "wahyu baru" mereka. Namun, ketika ayat tersebut dibandingkan dengan tulisan lain dalam Kitab Suci, Penolong yang dikirim Yesus kepada kita tentu saja adalah Roh Kudus (Yohanes 16:7-14; Kisah Para Rasul 2:1-4).

Rasul Petrus menulis, "Nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri" (2 Petrus 1:20). Untuk menginterpretasikan perikop Alkitab dengan akurat, kita harus selalu mempertimbangkan konteks dan membandingkannya dengan tulisan lain di Kitab Suci. Inilah yang mesti dilakukan agar kita dapat menemukan makna yang jelas dari Alkitab tanpa berusaha mencari makna tersembunyi di dalamnya -- HDF

PENAFSIR TERBAIK BAGI KITAB SUCI
ADALAH KITAB SUCI ITU SENDIRI

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org