Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2007/06/03

Minggu, 3 Juni 2007

Bacaan   : 1Petrus 1:3-12
Setahun : 2Tawarikh 19-20; Yohanes 13:21-38
Nas       : Mereka ... yang oleh Roh Kudus yang diutus dari surga, menyampaikan berita Injil kepada kamu, yaitu hal-hal yang ingin diketahui oleh malaikat-malaikat (1Petrus 1:12)

MENJULURKAN LEHER

Pernahkah Anda mengamati orang-orang di tempat pariwisata? Di tempat-tempat seperti Colosseum di Roma, Menara Petronas di Kuala Lumpur, atau Grand Canyon di Arizona, para pelancong perlu menjulurkan leher agar dapat melihat pemandangan yang lebih indah. Sebagian orang menyebut hal ini sebagai tindakan "pemanjangan leher", yang berarti "mengamati dengan penuh rasa ingin tahu".

Alkitab menyatakan bahwa pesona semacam itu juga ada di tempat-tempat di surga. Rasul Paulus membuka tirai surga agar kita dapat melihat para malaikat yang menatap dengan penuh rasa ingin tahu atas rencana penebusan Allah -- "hal-hal yang ingin diketahui oleh malaikat-malaikat" (1Petrus 1:12). Kata Yunani yang diterjemahkan "ingin tahu" berarti "membungkuk dan mencermati dengan penuh rasa ingin tahu".

Namun, mengapa para malaikat sangat terpesona oleh keselamatan manusia? Penjelasan yang paling mungkin untuk itu adalah mereka mengagumi cara Allah yang mengherankan dalam memecahkan masalah dosa (Efesus 3:8-12). Salib adalah sarana yang melaluinya Allah menyerahkan Putra-Nya sebagai pengganti yang tepat demi membayar hukuman dosa, sementara Dia menegakkan standar kudus-Nya (Roma 3:19-31). Kini Allah memberikan penebusan bagi siapa pun yang bertobat, percaya, dan menerima penebusan.

Bersyukurkah Anda atas keselamatan Anda? Para malaikat bersyukur! Mereka bersorak setiap kali seorang pendosa bertobat dan beriman kepada Kristus (Lukas 15:10) -- HDF


Aku memandang salib di Kalvari,
Betapa ajaibnya karya ilahi!
Terbayang kekayaan yang disediakannya bagiku --
Harta karun surga menjadi milikku. -- Christiansen

SALIB KRISTUS ADALAH JEMBATAN ANTARA ALLAH DAN MANUSIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org