Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2007/05/26

Sabtu, 26 Mei 2007

Bacaan   : Amsal 6:20-35
Setahun : 1Tawarikh 28-29; Yohanes 9:24-41
Nas       : Dapatkah orang membawa api dalam gelumbung baju dengan tidak terbakar pakaiannya? (Amsal 6:27)

SENGAT KALAJENGKING

Aesop mengisahkan cerita kuno tentang seorang bocah laki-laki yang sedang berburu belalang. Ketika bocah ini telah menangkap beberapa belalang, ia melihat seekor kalajengking. Karena ia mengira kalajengking itu adalah belalang, ia mencoba menangkapnya. Kalajengking itu mengacungkan sengatnya dan berkata, "Jika engkau menyentuhku, kau pasti akan kehilangan aku dan semua belalangmu!"

Ada beberapa hal yang tidak dapat Anda peroleh tanpa harus kehilangan apa yang telah Anda dapatkan sebelumnya.

Raja Salomo tidak menggunakan kalajengking, tetapi api sebagai kata kiasan ketika ia memperingatkan anak laki-lakinya mengenai bahaya dosa seksual (Amsal 6:27-29). Sebagai ayah yang bijaksana, ia ingin anaknya mengetahui bahwa dalam dunia yang indah sekaligus berbahaya ini, tidak hanya terdapat bunga yang harum dan burung-burung yang bernyanyi, tetapi ada juga kalajengking dan api.

Peringatan Salomo dalam kitab Amsal tidak hanya berlaku untuk pelanggaran asusila. Bersama dengan bagian-bagian lain dalam Alkitab, wawasan semacam ini menolong kita untuk memahami hikmat kekal Allah yang mengasihi kita jauh melebihi kasih ibu dan ayah kita sendiri. Firman-Nya juga menunjukkan kepada kita bahwa ada Dia yang dapat menolong kita, bahkan ketika kita telah "menangkap kalajengking" atau "membawa api dalam gelumbung baju".

Kehidupan menawarkan banyak pilihan. Kristus dengan sangat murah hati menawarkan pengampunan untuk sesuatu yang telah berlalu kepada kita, dan juga hikmat untuk masa depan kita -- MRD II


Selidikilah seluruh dosaku yang tersembunyi,
Kiranya Engkau menyucikan aku dari dalam
Sampai hidupku menjadi suci dan murni
Sehingga pantas menjadi tempat-Mu berdiam. -- Smith

KITA AKAN MENYERAP PELAJARAN HIDUP DENGAN BAIK,
APABILA KRISTUS MENJADI GURUNYA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org