Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2007/04/26

Kamis, 26 April 2007

Bacaan   : Yesaya 55:1-7
Setahun : 2Samuel 23-24; Lukas 19:1-27
Nas       : Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! (Yesaya 55:6)

YANG TAK DAPAT DIBELI UANG

Uang memegang peranan yang penting dalam hidup. Tanpanya, kita tidak dapat memenuhi kebutuhan atau kemewahan hidup. Namun demikian, ada hal-hal yang nyata-nyata tidak dapat dibeli dengan uang. Pengkhotbah W.A. Criswell pernah mengatakan, "Uang dapat membeli kemewahan, tetapi ia tidak akan membeli kuasa roh. Uang dapat membeli kenaikan pangkat dan kedudukan yang lebih tinggi, tetapi ia tidak akan membeli penghargaan dari Allah. Uang dapat membeli ... kebaikan dan pujian dari orang lain, tetapi ia tidak dapat membeli jiwa yang terhormat."

Kebaikan terbesar -- begitu besarnya, sehingga ia memiliki kategori sendiri -- tidak dapat dibeli. Sekalipun umat manusia menghabiskan seluruh sumber dayanya untuk membeli pengampunan dosa dan hidup kekal bersama Yesus, semua itu tidak akan cukup. Semua kekayaan di seluruh dunia tidak dapat membeli berkat terbesar dari pengampunan dan surga.

Kita tidak akan pernah dapat mengumpulkan kekayaan yang cukup untuk membeli tempat di Taman Firdaus Allah. Tetapi ada kabar baik! Keselamatan dapat menjadi milik kita "tanpa uang pembeli dan ... tanpa bayaran," menurut Yesaya 55:1.

Sudahkah Anda menerima Yesus sebagai Juru Selamat? Anda hanya perlu menyodorkan tangan kosong Anda kepada Tuhan di dalam iman seperti anak kecil (Yohanes 1:12). Berserulah kepada-Nya dan akui dosa Anda. "Ia memberi pengampunan dengan limpahnya" (Yesaya 55:7) -- VCG


Aku ditebus, bukan dengan perak,
Aku dibeli, bukan dengan kencana;
Dibeli dengan harga -- darah Yesus,
Nilai kasih yang tiada tara. -- Gray

KETUKAN IMAN YANG TERLEMAH
MEMBUKA LEBAR-LEBAR PINTU PENGAMPUNAN

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org