Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2007/04/22

Minggu, 22 April 2007

Bacaan   : 2Korintus 1:3-11
Setahun : 2Samuel 14-15; Lukas 17:1-19
Nas       : Kami merasa ... kami telah dijatuhi hukuman mati. Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi ... kepada Allah yang membangkitkan orang-orang mati (2Korintus 1:9)

PERSEKUTUAN SALIB

Dalam novel fiksi The Lord of the Rings karangan J.R.R. Tolkien, seorang hobbit yang sederhana dan baik hati, bernama Frodo Baggins, dipercaya untuk melakukan sebuah misi berbahaya. Bersama sebuah kelompok yang disebut Persekutuan Cincin, ia harus mengalahkan kekuatan jahat dengan mengembalikan sebuah cincin emas wasiat ke api Gunung Kebinasaan tempat cincin itu ditempa.

Di sepanjang jalan, kejahatan membayangi Frodo. Ia kalah perang. Teman-temannya tewas. Saat merenungkan tragedi-tragedi itu, Frodo berkata kepada Gandalf, temannya yang bijaksana, "Andai saja cincin itu tidak pernah datang kepadaku. Aku berharap semua ini tidak pernah terjadi." Gandalf menjawab, "Begitu pula harapan semua orang yang hidup pada masa ini. Namun, keputusan itu tidak terletak di tangan mereka. Yang harus kauputuskan adalah bagaimana menggunakan waktu yang telah diberikan kepadamu."

Dalam "persekutuan salib", seorang hamba Kristus juga diuji. Seperti Paulus, kita mungkin merasa hancur di bawah beban keadaan (2Korintus 1:3-11). Jalan tampaknya terlalu curam untuk didaki. Kita bertanya-tanya apakah ada matahari terbit di ujung kegelapan.

Sekalipun kita tak memilih keadaan yang menimpa kita, kita dapat memilih apakah kita akan memercayai Allah (2Korintus 1:9). Melalui persekutuan dengan Yesus dan kekuatan Roh Kudus, kita dapat menyelesaikan misi kita bagi Allah (1Korintus 1:9; Yohanes 16:13).

Percayalah kepada Dia untuk menuntun Anda sepanjang jalan. Dia memberikan nasihat yang bijaksana -- MRD


Dalam persekutuan indah, kita bersimpuh di kaki-Nya
Atau melangkah di sisi-Nya di sepanjang perjalanan;
Melakukan perintah-Nya, pergi ke mana disuruh-Nya --
Tak pernah gentar, hanya taat dan beriman. -- Sammis

ANDA DAPAT MEMERCAYAI ALLAH
BAIK DI DALAM GELAP MAUPUN DI DALAM TERANG

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org