Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2007/02/19

Senin, 19 Februari 2007

Bacaan   : Yohanes 20:1-8
Setahun : Im 25; Markus 1:23-45
Nas       : Setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus (Luk. 24:3)

HIDUP ATAU MATI

Setiap hari terlihat antrean panjang pengunjung dari seluruh penjuru dunia yang menunggu dengan sabar untuk mengunjungi makam Lenin dan melihat jenazahnya yang dibalsem. Walaupun ia telah meninggal tahun 1924, jenazah pemimpin komunis itu tetap tidak mengalami pembusukan. Ia seolah-olah tampak masih hidup. Dan, penampilannya memang memerdaya kita. Beberapa seniman andal memantau jenazah yang diawetkan ini, mewarnai wajahnya, dan memoles setiap garis atau lubang terkecil yang terjadi akibat pembusukan di tubuhnya dengan menggunakan lilin.

Orang-orang juga secara teratur mengunjungi Yerusalem untuk melihat tempat Yesus wafat dan dikuburkan. Namun, ada perbedaan yang mencolok -- tidak ada jenazah Kristus yang tersalib di sana. Ya, di sana memang ada kubur batu pahatan yang menurut tradisi, jenazah Kristus yang dipaku, ditusuk tombak, dan dimahkotai duri itu terbaring. Namun, karena kuasa Allah Bapa membangkitkan-Nya, Sang Juru Selamat menanggalkan kain kafan-Nya ketika Dia keluar dari kubur-Nya, seperti kupu-kupu keluar dari kepompongnya.

Yesus hidup, dan Anda dapat merasakan hadirat-Nya saat ini. Karena kematian-Nya yang menebus dosa kita dan kubur-Nya yang kosong, Anda dapat memperoleh hidup kekal (1 Korintus 15:20-22). Anda hanya perlu mengakui bahwa Anda berdosa dan menginginkan keselamatan-Nya. Dia akan memberi Anda hidup baru saat ini, dan kelak Anda akan bertemu dan tinggal bersama Dia selamanya (1 Petrus 1:3-5) -- VCG

Kubur, di manakah kemenanganmu kini?
Cahaya wajah-Nya seterang matahari!
Betapa pembaringan batu itu kosong sunyi,
Kristus telah bangkit dari dunia orang mati! -- Chisholm

KUBUR KOSONG KRISTUS MENJAMIN KESELAMATAN KITA
SECARA UTUH

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org