Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2006/12/16

Sabtu, 16 Desember 2006

Bacaan   : Matius 8:1-4
Setahun : Amos 4-6; Wahyu 7
Nas       : Yesus mengulurkan tangan-Nya, menyentuh orang itu (Matius 8:3)

PEKERJAAN KOTOR

Seorang tokoh televisi terkenal mencari pekerjaan yang paling kotor dan menjijikkan yang bisa ia temukan. Ia kemudian melakukan pekerjaan tersebut dan disiarkan secara langsung, sehingga kita semua merasa jijik.

Hal mengejutkan yang biasa muncul dari petualangan ke tempat kotor ini adalah orang-orang yang mencari nafkah dengan melakukan pekerjaan yang benar-benar kotor ini tampaknya bahagia ketika melakukannya.

Saya bertanya-tanya apakah hal yang sama juga terjadi di antara jemaat Allah. Di gereja dan dalam komunitas umat Allah, terdapat pekerjaan yang benar-benar "kotor" yang dikehendaki oleh Allah untuk kita lakukan.

Misalnya, apa menariknya bekerja di tempat penampungan tunawisma, membagikan harapan kabar gembira dan bantuan fisik kepada orang-orang jalanan? Di manakah sukacitanya saat berjalan ke bangsal rumah sakit untuk mengunjungi pasien yang baru saja menerima berita buruk dari dokter? Dan, apa enaknya duduk di ruang konseling dan mendengarkan seorang istri yang dilecehkan suaminya, lalu berusaha membantunya mendapatkan kembali harga diri dan semangat hidup?

Bayangkan bagaimana anggapan kerumunan orang ketika Yesus mengulurkan tangan dan menjamah orang lepra. Dia tidak takut dengan pekerjaan-pekerjaan "kotor". Yesus datang "untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang" (Lukas 19:10). Dia "tergerak ... oleh belas kasihan" kepada orang yang timpang, sakit, dan tertindas (Matius 9:36). Mari kita ikuti teladan-Nya dan kita kerjakan tugas-tugas berat di sekitar kita dengan kasih -- JDB

PEKERJAAN YANG DILAKUKAN DENGAN BAIK UNTUK KRISTUS
AKAN MENERIMA ACUNGAN JEMPOL DARI KRISTUS

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org