Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2006/11/01

Rabu, 1 November 2006

Bacaan   : Mazmur 34
Setahun : Yeremia 24-26; Titus 2
Nas       : Sesungguhnya, mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya (Mazmur 33:18)

DIA SELALU MENGAWASI

Marcie (nama samaran) sudah putus dengan pacarnya, dan sekarang bekas pacarnya itu terus mengganggunya. Ia mengikuti Marcie, mengawasi dan mengintimidasinya dengan cara-cara halus. Marcie selalu menghindar sebisanya.

Suatu kali ada satu kesempatan yang tak dapat dihindari Marcie, yaitu pada saat pertandingan football. Saat itu Marcie menjadi pemandu sorak. Selama satu pertandingan, pemuda ini terus berdiri di bahu kanan lapangan, dan berhadapan langsung dengan kelompok pemandu sorak. Di sudut itu ia terus mengawasi Marcie. Ibu dan ayah tiri Marcie, yang duduk di barisan penonton, mengetahui hal ini dan menyadari bahwa putrinya semakin ketakutan.

Pada saat istirahat, Marcie bergegas menuju tempat duduk orangtuanya. Dengan tatapan panik, ia berkata "Apakah Ayah melihat ia di sana?" "Ya, Ayah melihatnya," jawab sang ayah. "Ayah memerhatikan dan tak akan pernah melepaskan pandangan darimu." Mendengar hal ini Marcie merasa lega karena tahu ayah tirinya mengerti apa yang sedang dialaminya. Akhirnya dengan tenang Marcie kembali bergabung dengan teman-teman pemandu sorak lainnya.

Salah satu sukacita menjadi orang yang beriman kepada Yesus Kristus adalah kita tahu bahwa Bapa senantiasa mengawasi kita dari surga. Janji Allah seperti yang dikatakan Daud dalam Mazmur pada bacaan hari ini, berlaku bagi kita di mana pun. Apa pun yang menghadang kita, "mata Tuhan" akan terarah kepada kita dan telinga-Nya tertuju "kepada teriak [kita] minta tolong"(Mazmur 34:16).

Allah tak pernah melepaskan pandangan-Nya dari kita -- DCE

JIKA BURUNG-BURUNG PIPIT DIJAGA-NYA
MAKA SAYA TAHU TENTU DIA JUGA MENJAGA SAYA -- Martin

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org