Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2006/01/03

Selasa, 3 Januari 2006

Bacaan   : Kisah 2:38-47
Setahun : Kejadian 7-9; Matius 3
Nas       : Orang-orang yang menerima perkataannya itu dibaptis.... Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul (Kisah 2:41,42)

PERTOBATAN TIGA TAHAP

Dikatakan bahwa seorang kristiani yang berkomitmen akan menjalani tiga pertobatan: "Pertama kepada Kristus, lalu kepada gereja, dan kemudian kembali ke dunia."

Kita melihat sebuah contoh dalam Kisah Para Rasul 2 dan 8. Melalui pembaptisan, 3.000 orang mendeklarasikan pertobatan kepada Kristus (2:41). Lalu mereka menunjukkan pertobatan kepada gereja dengan mengabdikan diri kepada pengajaran rasul-rasul dan bersekutu dengan orang-orang percaya lainnya. "Mereka disukai semua orang" (2:47) menandakan bahwa mereka pun menolong orang lain. Kemudian, saat mereka tersebar karena penganiayaan, mereka "menjelajahi seluruh negeri itu sambil memberitakan Injil" (8:4). Ini adalah bentuk pertobatan mereka kembali ke dunia.

Pertama-tama, pertobatan terutama merupakan sebuah komitmen kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat kita. Tindakan ini membawa keselamatan. Namun, begitu kita mengenal Yesus sebagai Juru Selamat, keinginan untuk bersekutu dengan orang-orang lain yang memiliki iman sama adalah sesuatu yang wajar. Orang-orang kristiani yang berjuang sendirian, yaitu mereka yang tidak ingin melibatkan diri, cenderung tergelincir kembali ke cara hidup lama atau menjadi sombong dan merasa paling benar.

Walaupun bersekutu dengan sesama orang percaya itu penting, kita memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Kita perlu kembali ke dunia dengan belas kasihan, perbuatan kasih, perkataan yang ramah, dan senyum yang hangat. Kita hanya memerlukan satu pertobatan untuk diselamatkan, tetapi ada tiga tahap pertobatan untuk menjadi seperti yang diinginkan Allah -- HVL

PERTOBATAN SEBUAH JIWA ADALAH MUKJIZAT SEKETIKA
PERTUMBUHAN ORANG KUDUS ADALAH PROSES SEUMUR HIDUP

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org