Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2005/06/29

Rabu, 29 Juni 2005

Bacaan   : Amos 4:4-13
Setahun : Amos 4-6
Nas       : "Kamu tidak berbalik kepada-Ku," demikianlah firman Tuhan (Amos 4:6)

KEMBALI

Kitab Amos dalam Perjanjian Lama telah memberi kita beberapa frasa yang tak terlupakan: "Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?" (3:3). "Bersiaplah untuk bertemu dengan Allahmu" (4:12). "Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air" (5:24).

Namun, frasa yang paling sering disebutkan dalam Kitab Amos disebutkan lima kali di dalam pasal 4. Berulang kali Tuhan berbicara mengenai semua hal yang telah dilakukan-Nya untuk menghukum umat-Nya yang suka melawan dan mau menang sendiri, kemudian membawa mereka kembali kepada-Nya. Respons terhadap setiap kasus selalu sama: "'Kamu tidak berbalik kepada-Ku,' demikianlah firman Tuhan" (Amos 4:6,8-11).

Saat kita membaca dan heran dengan kekerasan hati mereka, kita juga harus bertanya apakah hal yang sama juga terjadi pada kita. Kita sudah merasa bahwa Tuhan berusaha mendapatkan perhatian kita, bagaimana kita merespons-Nya?

Nubuat Amos terdiri dari peringatan atas penghakiman, penawanan, dan penghancuran. Kendati demikian, tersedia panggilan untuk bertobat dan janji pemulihan: "Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup; dengan demikian Tuhan, Allah semesta alam, akan menyertai kamu" (5:14).

Kitab Amos memiliki banyak frasa yang mudah diingat, tetapi seharusnya kita tidak pernah melupakan undangan Allah bagi semua orang yang menjauh dari-Nya: Kembalilah pada-Ku.

Jika Anda belum kembali, maka kembalilah sekarang juga -- DCM

PERTOBATAN SEJATI BERARTI BERBALIK DARI JALAN YANG SALAH
DAN KEMBALI KE JALAN YANG BENAR

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org