Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2004/12/22

Rabu, 22 Desember 2004

Bacaan   : Yakobus 3
Setahun : Mikha 6-7; Wahyu 13
Nas       : Lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara besar. Lihatlah, betapa pun kecilnya api, dapat membakar hutan yang besar (Yakobus 3:5)

KEBAKARAN BESAR

Pada bulan Juni tahun 2002, kebakaran Hayman memusnahkan lebih dari 54.800 hektar hutan pegunungan yang menawan di Colorado. Asap akibat kebakaran itu menggelapkan langit, menyesakkan penduduk kota yang tinggal 64 kilometer jauhnya dari tempat tersebut. Ribuan orang mengosongkan rumahnya, dan juga jutaan dolar dihabiskan untuk melawan lautan api yang disulut oleh sebatang korek api.

Percikan kecil, menimbulkan kebakaran besar. Demikianlah Yakobus menggambarkan kerusakan yang disebabkan oleh kata-kata yang kita ucapkan dengan sembrono dan kurang hati-hati. "Lihatlah, betapa pun kecilnya api, dapat membakar hutan yang besar. Lidah pun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan ... menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka" (3:5,6).

Alkitab mendesak kita untuk tidak meremehkan kekuatan menghancurkan dari kata-kata kita. Hasutan dapat mengobarkan ledakan emosi yang membahayakan. Cara terbaik untuk menghindarkan nyala kemarahan adalah menahan diri untuk tidak menyalakan api. Kita harus mengizinkan hikmat Allah memeriksa pemikiran kita sebelum keluar lewat lidah kita. "Hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik" (ayat 17).

Ketika kita memetik hikmat Allah melalui firman-Nya, kita dapat menghindarkan percikan perselisihan dan mengucapkan kata-kata damai -- David McCasland

KATA-KATA TIDAK DAPAT MEMATAHKAN TULANG
TETAPI DAPAT MEMATAHKAN HATI

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org