Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2004/08/17

Selasa, 17 Agustus 2004

Bacaan   : Matius 7:21-27
Setahun : Mazmur 97-99; Roma 16
Nas       : Tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain daripada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus (1Korintus 3:11)

DASAR YANG KOKOH

Sebagai orang kristiani, kita dapat ditenggelamkan oleh urusan-urusan duniawi sehingga kita menggeser keyakinan, dari kepada Yesus Kristus menjadi pada kemampuan pikiran kita sendiri. Kemudian terjadilah peristiwa yang mengguncang dasar yang telah kita bangun.

Phillip E. Johnson, seorang pengacara berbakat sekaligus pembicara utama Intelligent Design Movement, terkena serangan stroke dan kemungkinan akan kambuh kembali. Ia sangat dihantui oleh berbagai pikiran menakutkan selama hari-hari pertama setelah serangan stroke itu. Akibatnya, ia sangat tersentuh ketika seorang teman datang mengunjunginya dan menyanyikan pujian, "Pada Kristus, dasar yang teguh, aku berdiri -- dasar lainnya adalah pasir yang menenggelamkan."

Johnson menulis, "Apakah yang menjadi dasar kokoh tempat saya berdiri? Saya selalu membanggakan diri karena kemandirian saya, dan mengandalkan otak saya. Namun, diri dan otak saya ternyata merupakan "landasan yang rapuh". Sejak dulu saya adalah seorang kristiani, bahkan seorang kristiani yang bergairah menurut ukuran dunia saya. Namun, sekarang semua kabut telah tersapu bersih, sehingga Kebenaran semakin tampak jelas bagi saya." Ia bertekad untuk menempatkan Yesus sebagai pusat hidupnya, dan ia pun menjadi orang yang berbeda.

Betapa seringnya kita mengandalkan kecerdasan dan akal, namun akhirnya kita mendapati bahwa semuanya itu adalah landasan yang rapuh. Janganlah kita lupa bahwa Yesus adalah satu-satunya dasar kebenaran yang kokoh, yang selalu dapat kita andalkan -- Herb Vander Lugt

BANGUNLAH HIDUP ANDA DI ATAS DASAR YANG KOKOH
YAITU YESUS KRISTUS

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org