Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2004/04/27

Selasa, 27 April 2004

Bacaan   : 1 Petrus 1:3-12
Setahun : 1 Raja-raja 1-2; Lukas 19:28-48
Nas       : Allah ... telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus ... kepada suatu hidup yang penuh pengharapan (1 Petrus 1:3)

SURAT WASIAT YANG SAH

Anda mungkin mengenal seseorang yang tidak mendapatkan warisan yang telah disiapkan oleh orangtuanya karena adanya kekeliruan dalam surat wasiat. Dalam artikel berjudul "Uang dan Hukum", pengacara Jim Flynn mengatakan jika Anda ingin mewariskan tanah Anda kepada penerima yang Anda pilih dan bukan pada pejabat hukum, sebaiknya jangan membuat surat wasiat sendiri. Dokumen ini memang sah, tetapi sering tidak jelas sehingga gagal memberikan kepastian hukum dalam situasi tak terduga. Flynn menganjurkan agar kita membuat surat wasiat resmi yang memastikan bahwa keinginan kita tersampaikan.

Surat wasiat yang dibuat oleh tangan manusia bisa saja gagal, tetapi tak ada kata-kata yang kurang jelas tentang warisan yang disediakan Allah bagi kita. Rasul Petrus menegaskan bahwa Allah "telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan, untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di surga bagi kamu" (1 Petrus 1:3,4).

Tak ada fluktuasi ekonomi yang dapat mengurangi warisan ini. Warisan ini tak dapat ditinjau ulang oleh pengadilan atau diperdebatkan dalam keluarga yang tidak akur. Tak ada penderitaan atau pencobaan yang dapat mengurangi atau mengubah apa yang telah disediakan Allah bagi kita. Warisan kita pasti dan kekal (Ibrani 9:15). Dan jika kita hidup bagi Dia, kita beroleh kepastian bahwa surat wasiat-Nya bagi hidup kita hari ini adalah "baik, berkenan, dan sempurna" (Roma 12:2) -- David McCasland

WARISAN UMAT KRISTIANI TERJAMIN SELAMA-LAMANYA!

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org