Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2003/09/01

Senin, 1 September 2003

Bacaan   : Kolose 3:22-4:1
Setahun : Yeremia 47-49
Nas       : Hai tuan-tuan, berlakulah adil dan jujur terhadap hambamu; ingatlah, kamu juga mempunyai tuan di surga (Kolose 4:1)

MANUSIA DI ATAS KEUNTUNGAN

Saat Truett Cathy memulai usaha restoran pertamanya pada tahun 1946, restoran selalu itu tutup pada hari Minggu untuk memberi waktu bagi para karyawannya berkumpul bersama keluarga dan pergi ke gereja. Hal itu masih berlaku sampai sekarang, pada lebih dari 1.000 gerai cepat saji Chick-fil-A milik perusahaan Cathy.

Semboyan Cathy adalah "utamakan orang dan prinsip dulu, baru keuntungan". Semboyan ini dapat diterapkan pada diri kita sendiri, baik saat memberikan perintah maupun saat mempekerjakan seseorang.

Dalam Kolose 3:22-4:1, Rasul Paulus berpesan kepada para majikan dan hamba. Menurutnya, kita perlu ingat bahwa kita mempunyai Tuan di surga (4:1). Kita harus bekerja dengan segenap hati untuk menyenangkan-Nya, bukan hanya untuk menyenangkan orang yang mengawasi kita (3:22-24).

Truett Cathy berusaha untuk senantiasa menerapkan prinsip alkitabiah dalam menjalankan usahanya. Larry Julian, pengarang God Is My CEO, sebuah buku tentang Cathy dan para pemimpin usaha lainnya, berkata, "Allah tidak menjanjikan keuntungan nyata atas investasi, tetapi Dia menjanjikan buah Roh, yakni kasih dan kedamaian dan sukacita, dalam kehidupan pribadi seseorang. Cathy tidak hanya mengalami kedamaian dan sukacita dan kasih dalam kehidupan pribadinya, tetapi juga membuat perbedaan dalam hidup para anak asuh, anak-anak, cucu-cucu, dan para karyawannya. Ia meninggalkan warisan tentang bagaimana melakukan segala sesuatu dengan benar."

Inilah teladan yang dapat kita terapkan -- David McCasland

KETIKA MANUSIA DIANGGAP LEBIH PENTING DARIPADA KEUNTUNGAN
MAKA SETIAP ORANG AKAN MEMPEROLEH KEUNTUNGAN

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org