Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2003/06/01

Minggu, 1 Juni 2003

Bacaan   : Mazmur 119:105-112
Setahun : Mazmur 22-24
Nas       : Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku (Mazmur 119:10)

SAAT FIRMAN KERING

Kita mungkin pernah mengalami sukacita saat membaca dan merenungkan firman Allah seperti yang dikatakan penulis Mazmur 119. Namun, sebagian besar dari kita pun pernah mengalami firman yang kering, yakni saat kita se-pertinya tidak mendapatkan banyak hal dari membaca Alkitab.

Bagaimana kita mengatasi saat-saat seperti itu? Perlukah kita membeli 20 set tafsir Alkitab, mengubur diri dalam setumpuk buku teologi, atau mendaftarkan diri ke sekolah Alkitab atau seminari? Tidak, Anda tak harus melakukan hal-hal seperti itu.

Beberapa tahun yang lalu saya pernah mendengar sebuah kiat tentang enam langkah untuk mendapatkan sesuatu darisemua bagian firman Tuhan. Dengan keenam langkah tersebut, kita dapat menikmati hubungan pribadi dengan Allah dan pesan-Nya saat membaca Alkitab. Bacalah satu bagian dari firman Tuhan, kemudian ajukanlah pertanyaan-pertanyaan berikut pada diri Anda sendiri:

o Bagian mana yang saya sukai?

o Bagian mana yang tidak saya sukai?

o Bagian mana yang tidak saya mengerti?

o Apa yang saya pelajari tentang Allah?

o Apa yang harus saya lakukan?

o Ayat apa yang dapat saya terapkan hari ini?

Cara ini dapat membantu Anda dalam memperbarui apresiasi terhadap Alkitab. Setelah mencobanya, Anda pun akan dapat berkata bahwa firman Allah adalakegirangan hatiku" (Mazmur 119:111) -- Dave Branon

ALKITAB BUKANLAH BUKU YANG KERING
JIKA ANDA MENGENAL PENULISNYA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org