Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2003/05/22

Kamis, 22 Mei 2003

Bacaan   : Matius 5:14-16
Setahun : Ayub 28-31
Nas       : Akulah terang dunia; barang siapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup (Yohanes 8:12)

BERSINARLAH!

Pengarang Anne Lamott pernah menulis bahwa orang-orang yang ia kagumi memiliki "tujuan, hati, keseimbangan pikiran, rasa syukur, sukacita .... Mereka mengikuti cahaya yang lebih terang, bukannya cahaya redup lilin dari diri mereka sendiri; mereka adalah bagian dari sesuatu yang indah."

Menurut pengalaman saya, orang-orang seperti itu tidak hanya religius. Mereka adalah para murid Kristus yang taat. Yesus menjelaskan mengapa para peng-ikut-Nya memancarkan sifat seperti itu. "Akulah terang dunia; barang siapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mem-punyai terang hidup" (Yohanes 8:12). De-ngan mempercayai Yesus sebagai Juruselamat, kita dapat menyinari dunia. Yesus mengajarkan, "Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga" (Matius 5:16).

Bukan berarti kita harus selalu menunjukkan keceriaan semu. Banyak di antara kita tidak memiliki watak ceria. Namun, dengan kekuatan Roh Kudus kita dapat menjadi seperti jemaat kristiani yang disurati Paulus, "Kamu bercahaya di antara mereka" (Filipi 2:15). Dan seperti yang diucapkan Fransiskus Asisi, "Tuhan, jadikanlah daku pembawa damai, bila terjadi kebencian, jadikanlah aku pembawa cinta kasih, ... bila terjadi kegelapan, jadikanlah aku pembawa terang."

Sama seperti bulan yang memantulkan sinar matahari, hendaklah kita yang percaya dan mengikut Sang Juruselamat dapat mencerminkan Dia, yang adalah terang dunia -- Vernon Grounds

DUNIA YANG GELAP MEMBUTUHKAN TERANG INJIL

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org