Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2002/08/28

Rabu, 28 Agustus 2002

Bacaan   : Kolose 1:13-18
Setahun : Mazmur 123-125; 1Korintus 10:1-18
Nas       : Di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada (Kisah 17:28)

ALLAH

DAN KENTANG

Di daerah bekas Uni Soviet, kaum petani suka berbagi cerita lucu untuk meringankan beban hidup mereka yang berat.

Alkisah, suatu hari seorang petugas pemerintah mendatangi seorang petani. Petugas tersebut menanyakan hasil panen kentang tahun itu pada si petani. "Oh, panenan tahun ini sungguh luar biasa," kata si petani dengan cerdik. "Panenannya begitu banyak sampai menyentuh kaki Allah."

Air muka sang petugas berubah cepat. Ia menatap petani itu dengan pandangan marah dan berkata, "Hei, ini negara komunis dan kita adalah orang-orang ateis. Anda tak boleh lupa bahwa Allah itu tidak ada!"

"Ah, itulah maksud saya," jawab si petani. "Karena tak ada Allah, maka tak ada kentang!"

Ya, percaya atau tidak, Allah adalah sumber dari segala sesuatu (Mazmur 136:25). Rasul Paulus memberitahu para penyembah berhala, "Di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada" (Kisah Para Rasul 17:28). Sementara dalam Kolose 1:16-18, Paulus memusatkan perhatian pada karya dan penciptaan agung Allah yang berkesinambungan dalam pribadi Anak-Nya, Yesus Kristus. Tanpa Dia, kita bahkan tidak akan mampu menarik napas, tubuh kita pun tidak dapat berfungsi.

Sudahkah kita yang mengakui iman di dalam Allah yang berkuasa atas keberadaan kita, telah menanggapi Dia dengan ucapan syukur, pujian, dan penyembahan? Jika tidak, berarti kita tidak berbeda dengan petugas pemerintah di atas, yang tak dapat melihat hubungan antara Allah dan kentang-DJD

ALLAH ADALAH SUMBER PERTAMA
YANG MENGHUBUNGKAN BERBAGAI PERISTIWA DALAM HIDUP KITA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org