Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2002/08/18

Minggu, 18 Agustus 2002

Bacaan   : 1Tawarikh 28:1-10
Setahun : Mazmur 100-102; 1Korintus 1
Nas       : Aku bermaksud hendak mendirikan rumah perhentian untuk tabut perjanjian TUHAN (1Tawarikh 28:2)

TERTAMPAR KATA-KATA SENDIRI

Saya mencurahkan diri dengan sepenuh hati terlibat dalam mempersiapkan pujian dan penyembahan di gereja. Hal itu saya lakukan karena saya menginginkan para jemaat di gereja kami tidak menyembah Tuhan di hari Minggu saja, tetapi juga setiap hari. Saya menjadi panitia berbagai acara dan pembina paduan suara serta orkestra. Saya menulis doa mingguan dan pokok doa dalam pembacaan Alkitab harian. Saya membantu pendeta mempersiapkan rangkaian kebaktian, sampai suatu saat ia mengundurkan diri.

Ketika dibentuk panitia yang akan mencari penggantinya, saya tidak diminta menjadi anggota. Karena jengkel, saya menunjukkan kepada orang-orang bahwa saya merasa dimanfaatkan dan tidak dihargai. Saya mencoba berdebat dengan diri sendiri untuk mengubah sikap saya yang buruk itu, tetapi tidak berhasil. Lalu saat menyiapkan kebaktian untuk minggu berikutnya, saya tertegun membaca kalimat yang saya tulis setahun sebelumnya. Waktu itu saya mengetik pokok doa sesuai 1 Tawarikh 25-29, yang berisi keinginan Daud yang tidak terpenuhi untuk membangun Bait Allah. Kata-kata saya yang terketik di situ serasa menampar diri sendiri: "Berdoalah supaya kita tidak marah ketika Allah memberikan tugas yang ingin kita lakukan kepada orang lain."

Setelah membaca tulisan tadi, saya segera menghubungi ketua panitia untuk mengakui sikap buruk saya. Saya pun berjanji akan mendukungnya dalam tugas sulit yang sudah menanti. Saya akan tetap setia melakukan tugas-tugas tersebut karena pekerjaan itu milik Allah, bukan milik saya!-JAL

TETAPLAH SETIA
DAN SERAHKAN HASIL SEGALA PELAYANAN ANDA KEPADA ALLAH

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org