Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2002/06/24

Senin, 24 Juni 2002

Bacaan   : Amsal 16:1-9
Setahun : Ayub 1-2; Kisah Para Rasul 7:22-43
Nas       : Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi TUHANlah yang menentukan arah langkahnya (Amsal 16:9)

SIAPA YANG PEGANG KENDALI?

Saya tersenyum ketika seorang teman menceritakan pengalamannya saat naik taksi di New York. Sopir taksi yang ditumpanginya tampak ingin memamerkan kemahirannya menyetir. Dengan berani ia melanggar kepadatan lalu lintas kota besar itu, mengemudi seenaknya, membelok secara tiba-tiba, nyaris menyerempet mobil lain, dan suka mengerem mendadak.

Teman saya itu merasa yakin mereka akan mengalami kecelakaan. Ia sangat frustrasi dan ketakutan karena tak dapat mengendalikan keadaan pada saat itu. Seolah-olah hidupnya bergantung pada orang yang tak dapat diandalkan.

Saat merenungkan cerita itu, saya tersadar akan kecenderungan manusiawi kita yang selalu ingin mengendalikan segala sesuatu. Kita cenderung mudah merasa gugup tatkala kehilangan kendali atas hidup kita.

Sebagai pengikut Kristus, kita perlu menyerahkan diri kepada Dia yang menjadi Tuhan atas hidup kita. Kita dapat melakukannya tanpa rasa takut bila mengingat bahwa Dia tak pernah gegabah menuntun kita. Kita perlu belajar bersikap tenang dalam hadirat-Nya dan percaya bahwa Dia sanggup mengendalikan segala sesuatu yang Dia izinkan untuk kita alami.

Kita memang harus berencana dan hidup secara bertanggung jawab. Namun kita juga harus ingat bahwa di atas segalanya, Allah mengendalikan hidup kita (Amsal 16:9, Yakobus 4:13-17). Bukan usaha kita, tetapi kehendak Allah-lah yang membuat kita tetap hidup dan merasa aman. Hidup kita akan senantiasa terjamin bila kita mempercayakannya dalam tangan Allah -MRD II

MASA DEPAN KITA PASTI TERJAMIN
DALAM TANGAN ALLAH YANG MAHATAHU

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org