Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2002/03/15

Jumat, 15 Maret 2002

Bacaan   : 1 Samuel 15:10-23
Setahun : Ulangan 26-27; Markus 14:27-53
Nas       : Karena engkau telah menolak firman Tuhan, maka Ia telah menolak engkau sebagai raja (1 Samuel 15:23)

HARGA YANG TAK TERDUGA

Menurut The Blunder Book (Kisah di Balik Kesalahan Konyol) karangan M. Hirsh Goldberg, perusahaan yang telah memenangkan tender untuk membangun sistem kereta api bawah tanah sepanjang 100 mil di Washington, DC, menganggarkan biaya sebesar 3 juta. Namun ketika pekerjaan itu selesai, ternyata proyek tersebut menghabiskan uang .6 miliar. Goldberg mengatakan bahwa perusahaan yang sama itu juga menerima sebuah kontrak untuk membangun kota Jubail di Saudi Arabia. Perkiraan biayanya semula ialah miliar. Namun ketika proyek itu rampung, tagihan yang datang sebesar miliar. Itu berarti terjadi pembengkakan sebesar miliar!

Namun, biaya konstruksi yang tak terduga ini kecil artinya bila dibandingkan dengan harga tak terduga yang disebabkan oleh dosa kita melawan Allah. Kehidupan Raja Saul menunjukkan pada kita betapa besar harga ketidaktaatan. Ia tidak pernah menduga bahwa mengikuti keinginan dan kesombongannya yang keras kepala itu pada akhirnya harus dibayar dengan kehormatan, keluarga, sahabat-sahabat, pengaruh baik, dan persekutuannya dengan Allah selamanya. Ia kehilangan semuanya itu. Ia tidak memikirkan akibat yang bakal terjadi ketika memutuskan untuk menyisihkan beberapa ekor domba hidup untuk kepentingannya sendiri dan membiarkan hidup seorang raja yang jahat (1 Samuel 15:14,15,20,21). Tetapi itulah upah ketidaktaatannya.

Bapa, bantulah kami untuk memperhitungkan harga yang tak terduga karena tidak mau beriman pada-Mu hari ini. Dan tolonglah kami untuk mengingat harga tak ternilai yang dibayar Kristus di atas kayu salib bagi kami -MRD II

DOSA MENAMBAH PERMASALAHAN, MENGHABISKAN ENERGI,
DAN MELIPATGANDAKAN KESULITAN KITA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org