Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2002/03/01

Jumat, 1 Maret 2002

Bacaan   : Yakobus 5:13-18
Setahun : Bilangan 23-25; Markus 7:14-37
Nas       : Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! (Yakobus 5:13)

DAHULUKAN DOA!

Seorang pengajar Alkitab mengajukan pertanyaan berikut pada kelas yang diajarnya: "Ketika kalian dalam kesulitan, apa yang paling sering kalian lakukan terlebih dahulu?" Ia memberi mereka tiga pilihan jawaban:

Berusaha mengatasinya sendiri.

Menelepon teman dan menceritakannya.

Memohon pertolongan Tuhan.

Hanya dua orang dalam kelas yang terdiri dari 35 orang itu menyatakan mereka berdoa terlebih dahulu. Kebanyakan dari mereka memilih nomor 1. Lainnya memilih nomor 2. Saya kira tanggapan-tanggapan ini memang umum terjadi.

Yakobus menuliskan: "Kalau ada di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa!" (5:13). Sering kali doa tidak menjadi tanggapan pertama atas permasalahan. Kita mungkin mencoba memecahkannya sendiri, menggunakan keterampilan atau sumber daya finansial kita sendiri. Atau kita mungkin berpaling pada teman-teman. Ketika tak satu pun dapat menolong, barulah kita mencoba untuk berdoa.

Bukan itu saja, biasanya kita juga tidak mendoakan masalah itu cukup lama atau berhenti sejenak untuk merenungkan apa yang Alkitab katakan tentang tanggapan kita terhadap suatu masalah. Namun, menakjubkan sekali apa yang dapat terjadi jika kita meluangkan waktu untuk berdoakan dan mendengarkan Tuhan berbicara lewat firman-Nya. Dia akan memberi sudut pandang baru terhadap situasi kita, dan membantu kita untuk lebih serupa dengan-Nya.

Yakobus berkata: "Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya" (5:16). Jadi, dahulukanlah doa! -DCE

DOA HARUS MENJADI TANGGAPAN PERTAMA KITA
BUKAN USAHA YANG TERAKHIR

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org