Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2001/11/13

Selasa, 13 November 2001

Bacaan   : Ibrani 1
Setahun : Kisah 15-16
Nas       : Dia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia (Kolose 1:17)

KEPING YANG HILANG

Judul berita utama dalam USA Today berbunyi, "Para ahli fisika menemukan kepingan yang hilang dalam puzzle universal." "Tau neutrino," sebuah partikel yang sangat kecil, adalah anggota terakhir dari keluarga partikel yang menyusun alam semesta. Sekarang, partikel itu telah terbukti ada.

Phillip Schewe dari American Institute of Physics berkata, "Rasanya seperti menemukan huruf Z dalam alfabet .... [Studi] ini memang tidak menyelamatkan kehidupan atau mengisi perut, namun menyelidiki struktur-struktur yang paling fundamental ... yang membentuk segala sesuatu, termasuk diri kita."

Bayangkan betapa senang rasanya bisa menemukan keping terkecil dari alam semesta! Namun akan lebih mengagumkan lagi jika kita mengenal sang Perancang alam semesta, yang menciptakan unsur-unsur yang sangat kecil itu, dan mengerti alasan-alasan di balik penciptaan alam semesta. Dalam Kolose 1:17 kita membaca bahwa Yesus "ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia." Seorang ahli teologi yang mendefinisikan kata ada dalam ayat tersebut sebagai "prinsip kohesi," menambahkan bahwa Yesus menciptakan jagad raya ini sebagai "suatu alam semesta yang bersatu, dan tidak kacau."

Yesus Kristus lebih penting bagi keberadaan kita daripada "tau neutrino" itu. Dia memberi kita makan secara rohani, juga secara jasmani. Dia menyelamatkan kita dari dosa, dan juga melindungi dari iblis. Dia membawa keteraturan dalam kekacauan batin kita. Semoga kita selalu menyembah Dia yang mempersatukan segala sesuatu-DJD

KETIKA DUNIA ANDA TAMPAK BERANTAKAN
PANDANGLAH YESUS YANG MEMPERSATUKAN SEGALA SESUATU

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org