Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2001/11/08

Kamis, 8 November 2001

Bacaan   : 1 Raja-raja 14:1-18
Setahun : Kisah 1-2
Nas       : Anak itu akan mati. Seluruh Israel akan meratapinya ... sebab hanya padanyalah terdapat sesuatu yang baik (1 Raja-raja 14:12,13)

KEMURAHAN YANG TERSELUBUNG

"Jangan kuatir. Hanya orang baik yang mati muda." Ini adalah jawaban seorang pria yang belum percaya, kepada saudara perempuannya yang menyatakan keprihatinannya karena pria itu belum siap bertemu Tuhan.

Orangtua dari seorang anak lelaki muda yang meninggal tampaknya juga berpikir sama. Mereka berkata, "Ia terlalu baik untuk dunia yang jahat ini."

Saya yakin perasaan sentimentil seperti ini tak bisa dibuktikan kebenarannya, tetapi saya mengetahui sebuah kisah tentang seorang anak yang meninggal karena ia adalah satu-satunya orang baik di keluarganya. Dalam 1 Raja-raja 14:12,13, kita membaca bahwa Abia akan meninggal, diratapi, dan dikuburkan secara terhormat karena Allah "mendapati sesuatu yang baik" dalam dirinya. Anggota keluarga yang lain memang hidup sedikit lebih lama, tetapi hanya untuk dihukum sebagai penjahat (15:27-29). Saya yakin Allah telah melihat nasib mengerikan yang bakal dihadapi Abia jika terus hidup, jadi Allah membawanya ke surga lebih dulu dengan damai. Kematiannya yang lebih awal sungguh merupakan tindakan kemurahan Allah.

Selama bertahun-tahun, saya sering menggunakan bagian Alkitab ini untuk menghibur mereka yang berdukacita karena kematian seorang bayi, seorang anak, atau seorang anak muda. Allah sendiri tahu apa yang akan menanti jika mereka tetap hidup. Dengan membawa mereka pulang, Dia mungkin justru melepaskan mereka dari tekanan luar biasa.

Kematian di usia muda bisa jadi merupakan kemurahan Allah yang terselubung -HVL

CARILAH BERKAT DALAM SETIAP BEBAN

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org