Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2001/10/13

Sabtu, 13 Oktober 2001

Bacaan   : 2 Timotius 1:1-7
Setahun : Matius 1-4
Nas       : Marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran (1 Yohanes 3:18)

HIDUP KONSISTEN

Ketika anak-anak tumbuh dewasa, kita sebagai orangtua atau pembimbing mereka biasanya berdoa agar mereka semakin dapat membedakan yang benar dan yang salah. Namun, waspadalah! Mereka akan membandingkan perbuatan kita dengan perkataan kita. Jika apa yang kita lakukan tidak selaras dengan apa yang kita katakan, mereka akan bingung karena tidak tahu mana yang harus diikuti: perbuatan kita atau perkataan kita.

Dalam suratnya yang kedua kepada Timotius, dengan jujur Rasul Paulus berkata, "Aku mengucap syukur kepada Allah, yang kulayani dengan hati nurani yang murni seperti yang dilakukan nenek moyangku" (1:3). Ini menunjukkan bahwa perbuatannya selaras dengan perkataannya.

Kemudian Paulus juga menggambarkan iman Timotius yang "tulus ikhlas" dan menunjukkan warisan rohani yang dimiliki Timotius: iman sejati neneknya, Lois, dan ibunya, Eunike (ayat 5). Rasul Paulus menasihati Timotius demikian, "Hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu. Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci" (3:14,15). Orang Kristen yang perbuatan dan perkataannya konsisten dapat mempengaruhi generasi demi generasi agar percaya kepada Kristus.

Anak-anak menyoroti kualitas hidup kita. Dorongan yang terbaik bagi anak-anak bukanlah "Lakukan seperti yang saya katakan," melainkan cara hidup tulus yang mengajak, "Lakukan seperti yang saya lakukan." Dengan demikian, ada keselarasan antara perbuatan dan perkataan. Apakah hidup Anda juga demikian?-JEY

ANAK-ANAK CENDERUNG MELAKUKAN APA YANG ANDA LAKUKAN
DARIPADA MELAKUKAN APA YANG ANDA KATAKAN

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org