Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2001/10/08

Senin, 8 Oktober 2001

Bacaan   : Filipi 4:4-13
Setahun : Zakharia 1-2
Nas       : Aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan (Filipi 4:11)

SEDIKIT MAUPUN BANYAK

Tampaknya setiap generasi yang baru selalu meningkatkan ukuran kepuasan dirinya. Dengan adanya kemajuan-kemajuan teknologi, rasanya kita memerlukan lebih banyak hal untuk memuaskan diri kita. Pada generasi orangtua saya, satu keluarga hanya memiliki satu mobil. Namun pada generasi saya, masing-masing anggota keluarga berharap memiliki mobil sendiri. Tatkala saya tumbuh dewasa, kami tidak punya komputer. Namun saya mendengar anak muda sekarang mengeluh karena komputer mereka sudah bukan model yang terbaru.

Ukuran kepuasan tidaklah mengenal kalender. Abad ke-21 akan membawa berbagai hal yang menakjubkan bagi dunia, namun tak satu pun dapat memberi definisi yang lebih baik tentang kepuasan dibandingkan Rasul Paulus 2.000 tahun silam: "Aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan .... Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan .... Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku" (Filipi 4:11-13).

Rahasia kepuasan dapat kita temukan di dalam Kristus, bukan dalam penemuan manusia, kemudahan yang diciptakan manusia, mainan berteknologi, kekayaan, ataupun hiburan. Rahasianya adalah menerima apa yang telah Allah berikan kepada kita, dan memanfaatkan semuanya itu sebaik mungkin dengan kekuatan-Nya. Seperti yang dikatakan Maltbie Babcock, seorang penulis yang hidup pada abad ke-19, "Kepuasan ... adalah menggunakan apa yang kita miliki, sedikit maupun banyak dengan penuh syukur, kesetiaan, dan kerinduan untuk berbuah"-JDB

SEBAGIAN BESAR DARI KITA TIDAK PUAS DENGAN APA YANG KITA
MILIKI KARENA KITA MENGINGINKAN YANG LEBIH BANYAK

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org