Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2001/09/13

Kamis, 13 September 2001

Bacaan   : Filipi 3:1-16
Setahun : Yehezkiel 31-33
Nas       : Aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena aku pun telah ditangkap oleh Kristus Yesus (Filipi 3:12)

MAJU TERUS

Pernahkah Anda merasa kewalahan menghadapi banyaknya tantangan untuk hidup bagi Kristus? Jika pernah, Anda tidak sendiri. Rasul Paulus pun mengalaminya. Dalam 2 Korintus 1:8, ia jujur mengakui bahwa kesulitan-kesulitan yang harus ditanggungnya bersama Timotius di Asia, melebihi kekuatan mereka, sehingga mereka gentar menatap kehidupan. Namun menurut Paulus, mereka dapat memetik pelajaran berharga dari kesulitan tersebut: "supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah" (ayat 9).

Dalam Filipi 3:12-14, Paulus menuliskan lagi langkah hidupnya sebagai orang Kristen, dan mengakui bahwa ia belum sempurna: "Aku . berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah." Ia memandang pergumulannya sebagai "panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus."

Bertahun-tahun yang lalu, sekelompok pria berkebangsaan Inggris berusaha menaklukkan Mt. Everest. Mereka harus menghadapi dinginnya cuaca, angin, badai salju, dan longsoran es. Saat mencapai ketinggian 609 meter, mereka memutuskan untuk berhenti dan berkemah. Dua dari mereka, Mallory dan Irvine, bersikeras untuk terus berjalan, dengan harapan dapat kembali dalam 16 jam. Sayang, mereka tak pernah kembali. Catatan resmi menyatakan: "Terakhir kali terlihat, mereka sedang menggapai puncak."

Apa pun hambatannya, marilah kita terus maju menuju panggilan surgawi Allah, dan percaya kepada Dia, bukan kepada diri sendiri. Di akhir perjalanan hidup kita, kiranya pernyataan ini akan ditujukan pula untuk kita, "Terakhir kali terlihat, mereka sedang menggapai puncak!"-JEY

TATKALA TEKANAN TERASA BEGITU BERAT, MAJU TERUS!

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org