Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2001/08/24

Jumat, 24 Agustus 2001

Bacaan   : Yohanes 1:1-14
Setahun : Yeremia 21-23
Nas       : Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita (Yohanes 1:14)

HUBUNGAN DENGAN YANG MAHAKUASA

Setelah menghabiskan jutaan dollar dalam proyek yang berjangka waktu 40 tahun, para ilmuwan masih belum dapat berhubungan dengan makhluk angkasa luar. Tetapi penelitian mereka terus berlanjut. Robert Jastrow, direktur Mount Wilson Institute, berharap dapat menemukan "makhluk yang lebih unggul dari manusia . tidak hanya secara teknis, tetapi juga secara moral dan rohani."

Jastrow dan rekan-rekannya berharap peradaban makhluk luar angkasa yang berusia miliaran tahun akan mampu menjelaskan mengapa kita berada di dunia, dan bagaimana mengatasi kecenderungan kita untuk merusak, sehingga tercapainya kemajuan dalam teknologi senjata tidak menjadi sesuatu yang mengerikan. Ketakutan bahwa manusia akan menghancurkan dirinya sendiri dalam usahanya untuk menemukan arti hidup, menyebabkan munculnya banyak buku dan film populer tentang makhluk angkasa luar.

Dalam bukunya Show Me God (Tunjukkan Allah Padaku), Fred Heeren berbicara tentang tumbuhnya minat orang mengenai makhluk asing ini: "Orang-orang menginginkan teman yang lebih mulia, namun tidak terlalu mulia . mencari pengantara, . tetapi yang masih sama dengan kita sebagai sesama makhluk ciptaan."

Alangkah menyedihkan bila melihat manusia mencari-cari "teman" itu di tempat yang salah, padahal Allah telah memberikan Kristus! Alkitab mengatakan bahwa ada satu "pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia" (1 Timotius 2:5,6). Melalui Yesus, kita dapat berhubungan dengan Allah dan menemukan pintu yang menuju kehidupan kekal-HVL

UNTUK MEMPEROLEH PANDANGAN YANG JELAS TENTANG ALLAH
FOKUSKAN PERHATIAN ANDA PADA YESUS KRISTUS

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org