Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2001/08/17

Jumat, 17 Agustus 2001

Bacaan   : Daniel 5:17-31
Setahun : Yesaya 64-66
Nas       : Dalam kerajaan tuanku ada seorang yang penuh dengan roh para dewa yang kudus! (Daniel 5:11)

BERANI BERKATA BENAR

Pada zaman pemerintahan Raja Belsyazar, Babel diliputi dengan kegelapan moral, lebih gelap dari suasana di tempat kerja Anda, sekolah Anda, ataupun ditengah masyarakat Anda saat ini. Raja Belsyazar dengan sengaja telah menghujat Allah dengan menodai kesucian perkakas emas dan perak yang dirampas dari Bait Suci di Yerusalem. Karena itu, Babel dan Raja Belsyazar sedang menanti penghakiman Allah. Di tengah kegelapan yang dahsyat itu muncullah seseorang yang membawa terang, yakni Nabi Daniel. Karena dijuluki sebagai "seorang yang penuh dengan roh para dewa yang kudus" (Daniel 5:11), Daniel diminta untuk membacakan tulisan di dinding dan memberitahukan maknanya kepada raja.

Saat menyampaikan makna tulisan itu di hadapan raja dan pembesarnya, Daniel bisa saja memperlembut peringatan Allah terhadap Babel. Ia bisa saja tidak mengartikan bagian-bagian yang berbicara tentang penghakiman dan kematian. Dengan berani ia menyampaikan seluruh kebenaran di hadapan Belsyazar dan para pembesarnya yang sedang mabuk. Ia tidak menafsirkan tulisan yang menyenangkan raja saja, karena ia tetap ingin berkata benar di hadapan Allah.

Untuk melakukan hal ini, Daniel membutuhkan keberanian yang luar biasa. Namun ancaman seorang raja dunia tidak ada apa-apanya dibandingkan kesetiaannya kepada sang Raja surgawi. Daniel tidak takut kepada Belsyazar karena ia lebih takut kepada Allah.

Dengan memiliki cara pandang surgawi seperti Daniel, kita pun akan mendapat keberanian dari Allah untuk berkata benar-HWR

JIKA KITA TAHU ALLAH ADA DI PIHAK KITA
MAKA TIDAK MASALAH SIAPA PUN YANG MELAWAN KITA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org