Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2001/02/11

Minggu, 11 Februari 2001

Bacaan   : Kisah 2:38-47
Setahun : Bilangan 21-24
Nas       : Marilah kita saling memperhatikan ., janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita (Ibrani 10:24,25)

KUAT KARENA BERSATU

Beberapa tahun yang lalu, para bekas tawanan perang Amerika diwawancarai untuk mengetahui metode paling efektif yang digunakan oleh musuh untuk mematahkan semangat hidup mereka. Pada akhir wawancara, para peneliti mendapati bahwa para tawanan yang harta bendanya dirampas dan mengalami penyiksaan secara fisik justru tidak cepat patah semangat bila dibandingkan dengan mereka yang kesepian dalam sel atau terlalu sering dipindah tempat dan terpisah dari teman-teman mereka. Lebih lanjut diketahui bahwa para tentara tersebut memperoleh kekuatan yang terbesar dari hubungan yang akrab dengan sesama yang mereka bentuk di unit militer kecil tempat mereka menjalani penawanan.

Penelitian ini memberi kita wawasan tentang mengapa orang-orang Kristen membutuhkan kebersamaan dengan jemaat yang lain, yakni agar mereka terdorong untuk tetap setia kepada Tuhan. Persekutuan pribadi kita dengan Allah ternyata belum cukup untuk menghasilkan kedewasaan dan ketekunan dalam hal kerohanian. Hubungan di antara jemaat yang bersehati dan dipenuhi Roh Kudus sangatlah penting untuk menumbuhkan iman dan memelihara kesetiaan kita kepada sang Juruselamat (Ibrani 10:23-25).

Kadang-kadang kita tidak mau terlibat dalam kehidupan bergereja, dengan berpikir bahwa akan lebih mudah jika kita menjalani kehidupan rohani seorang diri. Sesungguhnya orang Kristen yang demikian akan kehilangan manfaat dari ibadahnya. Ingatlah bahwa dengan hikmat-Nya Allah telah mengumpulkan kita supaya kita kuat -MRD II

ORANG KRISTEN MENJADI KUAT
BILA MEREKA TIDAK BERUSAHA SEORANG DIRI

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org