Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2000/11/06

Senin, 6 November 2000

Bacaan   : Yohanes 6:48-69
Setahun : Yeremia 37-39, Ibrani 3
Nas       : Jawab Simon Petrus kepada-Nya,"Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal" (Yohanes 6:68)

APAKAH PILIHAN KITA?

Dalam sebuah kolom di surat kabar tentang pra-pemilu, William Safire melontarkan pertanyaan, "Apa yang Anda lakukan jika calon pemimpin yang Anda dukung menduduki jabatan yang tidak Anda sukai [atau jika] kandidat yang tidak Anda dukung menempati jabatan yang Anda sukai?" Safire memberikan 3 pilihan:



1. Mengganti calon
2. Tetap pada pilihan Anda dan menyematkan tanda di baju bertuliskan, "Tak ada orang yang sempurna."
3. Menjadi seperti wanita tua cerdik yang berkata, "Saya tidak akan ikut memilih karena itu hanya akan menguatkan mereka yang tidak saya sukai."

Sekarang coba renungkan hubungan kisah di atas dengan kerohanian. Apakah pilihan kita ketika Yesus, Pemimpin kita, menduduki posisi yang tidak kita sukai, atau ketika musuh kita menduduki jabatan yang kita sukai? Sebagian dari kita mungkin akan mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Kristus (Yohanes 6:66). Namun itu bukanlah pilihan yang tepat bagi mereka yang mengenal Dia (ayat 68). Kita juga tidak boleh memasang tulisan, "Tidak ada orang yang sempurna." Yesus adalah Allah yang kudus. Dia sempurna. Jika kita tidak sependapat dengan Dia, itu karena kita adalah orang yang berdosa. Lagi pula, kita tidak dapat bersikap sebagai orang yang tidak mau memilih. Tuhan kita tidak memberi pilihan seperti itu. Kita harus memilih siapa yang akan kita ikuti.

Saat ini, kita harus sebijaksana Petrus dan murid-murid lainnya. Kita harus mengikut Tuhan, bahkan ketika jalan-Nya bertentangan dengan jalan kita -MRDII

SEMUA ORANG HARUS MEMILIH: MENGIKUT YESUS ATAU TIDAK

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org