Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/1999/05/25

Selasa, 25 Mei 1999

Bacaan   : Ibrani 11:23-29
Setahun : Mazmur 133-135
Nas       : Musa...menolak disebut anak puteri Firaun, karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah (Ibrani 11:24-25)

NILAI PENGORBANAN

Setiap kali surat-surat itu membuat saya tertegun. Bulan demi bulan kami menerima surat permohonan doa yang menyedihkan dari teman-teman yang menjadi utusan Injil dan melayani di negara-negara Afrika. Di sana penyakit, terutama AIDS, menewaskan beribu-ribu orang. Ketika menceritakan tragedi yang terus berlanjut itu, mereka membicarakan orang-orang yang mereka kenal dan kasihi.

Teman-teman kami itu tidak mengeluh tentang bahaya yang mereka hadapi atau pergumulan mereka dalam membangun keluarga di tengah-tengah kesulitan. Sebaliknya, mereka selalu mengingatkan kami akan jiwa-jiwa yang ada di negara itu, yang beberapa di antaranya meninggal dalam pelukan mereka.

Surat-surat mereka membuat saya berpikir tentang penderitaan Kristus dan perlunya kita rela menderita bagi Dia. Betapa seringnya kita merasa cemas akan hal-hal yang tidak perlu! Betapa banyak dari kita yang hidup memanjakan diri! Betapa sulitnya kita menyangkal diri demi kebaikan orang lain!

Penulis kitab Ibrani menunjuk Musa sebagai teladan dalam hal penyangkalan diri. Musa memilih untuk berpihak pada Allah dan turut menderita bersama umat pilihan Allah, meskipun sesungguhnya ia dapat menikmati "kesenangan dari dosa" dan "semua harta Mesir" (11:25-26).

Hidup kita harus diisi dengan melayani Tuhan, betapa pun besarnya pengorbanan yang harus kita berikan. Kita mungkin harus memberi pengorbanan yang besar agar orang lain dapat mengenal Yesus. Apa yang dapat kita korbankan demi orang-orang yang rindu mengenal-Nya? -- JDB


So send I you to labor unrewarded,
To serve unpaid, unloved, unsought, unknown,
To bear rebuke, to suffer scron and scoffing --
So send I you to toil for Me alone. -- Clarkson

KASIH TAK PERNAH BERTANYA,
"SEBESAR APAKAH PENGORBANAN YANG HARUS SAYA BERIKAN?"

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org