Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/1997/08/30

Sabtu, 30 Agustus 1997

Bacaan   : 1Timotius 6:17-19
Setahun : Yeremia 40-42
Nas       : Orang benar mengerti hak orang lemah, tetapi orang fasik tidak mengertinya (Amsal 29:7)

RUMAH UNTUK MOBIL

Seorang wanita yang berasal dari negara miskin mengunjungi Toronto. Ia tinggal di rumah seorang wanita yang bekerja untuk organisasi internatsional pemberi bantuan.

Memandang keluar dari balik jendela rumah, tamu itu bertanya, "Siapa yang tinggal di sana?" Karena mengira yang dimaksud adalah siapa yang tinggal di kebun belakang, tuan rumah itu menjawab, "Tak seorang pun."

"Bukan," jawab tamu itu. "Maksud saya yang tinggal di seberang sana." Ia menunjuk ke arah garasi. "Siapa yang tinggal di sana?" "Tak seorang pun," jawab tuan rumah. "Itu adalah rumah untuk mobil."

Wanita itu tercengang. Berulangkali ia berkata, "Sebuah rumah untuk mobil! Sebuah rumah untuk mobil!" Ia sangat terkejut karena orang-orang tidak hanya dapat membeli mobil, tetapi juga rumah untuk menyimpan mobil itu.

Sementara saya memikirkan hal ini, saya maklum akan keterkejutannya. Sangatlah memalukan bila kita menyadari bahwa sebagian di antara kita tergolong sangat kaya, sementara yang lain tergolong sangat miskin.

Rasul Paulus tidak memandang kekayaan sebagai dosa, tetapi ia mengerti bahaya yang dapat ditimbulkan oleh kekayaan. Dalam perintahnya kepada Timotius, ia menantang "orang-orang kaya di dunia ini" agar mereka "suka memberi dan membagi" (1Timotius 6:17-18).

Allah mengharapkan kita menggunakan berkat-berkat-Nya untuk menjadi berkat bagi orang lain. Apakah kita memakai pemberian-Nya untuk menunjukkan kasih-Nya? [JDB]


Give as 'twas given to you in your need,
Love as the Master loved you;
Be to the helpless a helper indeed;
Unto your mission be true. -- Wilson

KARENA ALLAH MEMBERI SEMUA YANG KITA BUTUHKAN
KITA JUGA HARUS MEMBERI KEPADA ORANG-ORANG YANG MEMBUTUHKAN

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org