Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > Edisi Senin, 5 Januari 2026
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 01/Edisi 2026 | edisi berikut
Senin, 5 Januari 2026

Bacaan   : BILANGAN 11:4-23
Setahun : Kejadian 16-18
Nas       : "... Bukankah kamu telah menangis di hadapan Tuhan sambil berkata: Siapakah yang akan memberi kami makan daging? Begitu baik keadaan kita di Mesir. Sebab itu, Tuhan akan memberi kamu daging untuk dimakan." (Bilangan 11:18)

Amnesia Rohani

Padang gurun bukanlah tempat yang nyaman untuk ditinggali, apalagi untuk waktu yang lama. Tempat itu sunyi, kering, dan tandus. Suhunya sangat panas di siang hari dan sangat dingin di malam hari. Beberapa spesies hewan berbisa juga ada di sana. Itulah kondisi yang dihadapi bangsa Israel setelah keluar dari perbudakan Mesir. Situasi sulit itu membuat mereka abai pada janji Tuhan bahwa tempat itu bukanlah tujuan mereka, melainkan proses menuju Tanah Perjanjian.

Mereka lalu membual tentang betapa indahnya hidup mereka sebelumnya di tanah Mesir, bahkan katanya berlimpah madu dan susunya (bdk. Bil. 16:13). Mereka teringat betapa nikmatnya makanan dengan beragam olahan bumbunya yang katanya mereka peroleh di sana secara gratis. Mereka pun menangis karena ingin makan daging. Mereka bahkan menghina manna, makanan yang Allah sediakan setiap hari untuk mereka nikmati. Padahal nyatanya, di Mesir mereka hidup sebagai budak. Ditindas penguasa dan hidup serba menderita (Kel. 1). Mereka memutarbalikkan fakta akibat tidak mampu bersyukur atas pemberian dan pemeliharaan Allah. Mereka seperti dilanda amnesia, penyakit lupa ingatan atas kebaikan Tuhan.

Mereka lupa bahwa Allah telah menyediakan keperluan mereka dengan cara-Nya yang ajaib. Mereka juga telah mengalami berbagai mukjizat-Nya: luput dari berbagai tulah di Mesir serta menyeberangi Laut Teberau. Jika mereka menginginkan sesuatu, seharusnya mereka dapat memintanya kepada Allah dengan penuh hormat, terlebih kehadiran-Nya dapat mereka saksikan melalui tiang awan dan tiang api, setiap saat. Amnesia rohani ini membuat mereka ditimpa murka Allah. Kiranya kita menjauhi tabiat yang demikian! --HT/www.renunganharian.net

JANGANLAH KITA MELUPAKAN SEGALA KEBAIKAN TUHAN
AGAR KITA MAMPU BERSYUKUR DAN MEMUJI-NYA DALAM SEGALA KEADAAN.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

  e-RH Hari Ini
Edisi Jumat, 13 Februari 2026
Membuka Mata yang Buta (YESAYA 42:5-9)
  Arsip
< Januari 2026 >
M S S R K J S
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
Cari di Arsip e-Renungan Harian  Cari di e-RH
  
Arsip  Arsip (10470 edisi)
Berlangganan  Berlangganan
Situs  Situs RH
  Facebook RH
Facebook  Aplikasi RH
  Grup Diskusi RH
Situs Renungan.co

Whatsapp Kontak Kami Tentang Kami
Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)

Follow Us:

IG sabda_ylsa FB Yayasan Lembaga SABDA TW sabda_ylsa Link Mores
unblocked 76 agar.io 76 agario 76 lesson guru games
YT SABDA Alkitab Spotify Google Podcast Podcast SABDA Slideshare Slideshare SABDA

CONTACT | GET INVOLVED! | DONASI

Copyright © 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
WA: 0881-2979-100 | Email: ylsa@sabda.org | Situs: ylsa.org - sabda.org