Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-penulis/38

e-Penulis edisi 38 (12-12-2007)

Mengoptimalkan Internet Untuk Menulis


______________________________________________________________________

                              e-Penulis
                        Menulis untuk Melayani
                       Edisi 038/Desember/2007


                MENGOPTIMALKAN INTERNET UNTUK MENULIS
                -------------------------------------

  = DAFTAR ISI =
    * Dari Redaksi: Kalau Penulis Ber-Natal
    * Artikel 1   : Pemanfaatan Media Internet untuk Menulis
    * Artikel 2   : Dunia Maya sebagai Tempat Menggali dan Berkreasi
                    bagi Penulis
    * Refleksi    : Natal sebagai Perwujudan Kasih Allah
    * Stop Press! : 1. Koleksi Artikel dari e-Artikel
                    2. Menutup Tahun Pelayanan 2007


                             DARI REDAKSI
                             ------------

                       KALAU PENULIS BER-NATAL

  Aktivitas setahun ini akan segera berakhir. Tapi sebagai penulis,
  rasanya tidak ada istilah pensiun. Anda mungkin bisa berlibur, tapi
  percayalah, ketika ide itu muncul Anda tidak akan bisa menahan diri
  untuk tidak menulis! Bersyukurlah karena hal itu; itu anugerah dari
  Tuhan!

  Kami mengawali tahun ini dengan menyajikan topik Menulis di
  Internet. Kini kami pun mengakhiri tahun ini dengan topik
  "internet-internetan" juga: Mengoptimalkan Internet untuk Menulis.
  Bukan karena ini zaman digital atau YLSA melayani secara virtual
  maka kami memilih topik itu. Sebaliknya, meskipun Anda lebih senang
  menulis di media cetak, kekayaan bahan di internet plus teknologi
  yang ditawarkan akan mendukung karier atau hobi menulis Anda. Bukan
  tidak mungkin pula dunia maya ini menghadirkan inspirasi yang tak
  kunjung usai bagi Anda.

  Alternatif ini sangat mungkin Anda manfaatkan, khususnya di "bulan
  Natal" ini. Bukankah masa-masa menjelang Natal sering mendatangkan
  inspirasi? Tidakkah berbagai berkat yang telah dirasakan selama ini
  sangat pantas untuk dituangkan dalam tulisan? Apalagi lalu lintas di
  internet sudah sangat ramai sehingga tulisan Anda bisa dibaca dan
  mendatangkan berkat bagi orang banyak.

  Karena ini "bulan Natal" saya mulai bertanya-tanya, kira-kira apa
  ya, yang ditulis oleh para penulis untuk memeriahkan perayaan Natal?
  Menulis kesaksian pribadi? Menuliskan renungan Natal? Menulis cerpen
  bertema Natal? Atau merampungkan drama Natal? Apa pun itu, sukacita
  Natal pasti tidak akan membuat Anda libur dari kegiatan menulis.
  Manfaatkanlah momen Natal (dan Tahun Baru mendatang) untuk terus
  menulis. Tetaplah menulis dengan keyakinan bahwa tulisan itu akan
  memberkati orang lain. Maka jangan berhenti mengayunkan pena atau
  menari di atas kibor Anda!

  Salam,
  Penanggung Jawab e-Penulis,
  R.S. Kurnia


                              ARTIKEL 1
                              ---------

               PEMANFAATAN MEDIA INTERNET UNTUK MENULIS
               Oleh: Davida Welni Dana dan R.S. Kurnia

  Keberadaan internet merupakan salah satu peluang yang sangat besar
  bagi para penulis. Tidak peduli apakah Anda adalah penulis pemula
  maupun penulis senior, Anda bisa memanfaatkan media internet untuk
  meraih publisitas seluas-luasnya. Apalagi kalau dikalkulasi,
  biayanya jauh lebih murah daripada menerbitkan barang cetakan.

  Anda juga tidak perlu menjadi ahli di bidang teknologi informasi
  bila hanya ingin menulis di internet. Tentu saja pengetahuan di
  bidang web akan banyak membantu. Tapi Anda tidak akan lebih
  membutuhkannya ketimbang isi tulisan yang akan Anda sampaikan,
  kecuali Anda memang mau membuat tulisan mengenai teknologi
  informasi.

  PLUS-MINUS MENULIS DI INTERNET
  Memilih internet sebagai tempat menerbitkan tulisan memang keputusan
  yang baik. Apalagi ketika media cetak terkesan seperti tembok yang
  sulit ditembus atau dirobohkan. Anda tidak perlu menunggu lama
  sampai karya Anda dipublikasikan. Malahan, Anda tidak perlu khawatir
  tulisan Anda dikembalikan dengan surat penolakan.

  Media internet juga sangat memberikan kebebasan berekspresi. Sejauh
  masih berpatokan pada norma-norma yang berlaku, tulislah apa pun
  yang bisa mengekspresikan kepribadian Anda. Malahan Anda bisa
  menemukan rekan yang mungkin juga memiliki minat atau hobi yang sama
  dengan Anda.

  Media internet juga menjadi media yang mengglobal. Sehingga setiap
  orang dapat mengakses tulisan-tulisan Anda. Dengan demikian, selain
  bebas menerbitkan tulisan dan berekspresi melaluinya, Anda juga
  mendapat publisitas secara cuma-cuma.

  Sekarang ini, berbagai situs web tidak hanya meminta Anda
  mencantumkan kategori tulisan. Kini ada yang namanya "tagging".
  Jadi, tulisan Anda akan lebih mudah ditemukan melalui mesin pencari.
  Dengan demikian, peluang tulisan Anda dibuka atau dikunjungi (dan
  moga-moga dibaca semua) akan semakin besar.

  Salah satu aspek menarik lainnya ialah interaktivitas. Sekarang ini,
  hampir semua situs web menyediakan fasilitas berkomentar. Minimal
  ada halaman kontak yang bisa dimanfaatkan untuk berkomunikasi dengan
  penulis atau pengelola. Malah ada yang menyediakan kotak komunikasi
  berupa "shoutbox". Hal ini jelas memudahkan pembaca (pengunjung
  situs) untuk berinteraksi dengan Anda. Peluang ini tentu harus
  dimanfaatkan karena Anda menulis bukan untuk diri Anda sendiri,
  melainkan untuk pembaca Anda.

  Ada kelebihan, ada kekurangan. Prinsip ini sudah tentu akan Anda
  temukan dalam dunia internet. Ketika memutuskan hendak menulis di
  dunia internet, Anda harus berani mengambil risiko menghadapi
  kekurangan-kekurangan yang dihadirkan media ini.

  Satu hal yang harus Anda sadari ialah Anda tidak bisa benar-benar
  mengendalikan atau mengunci tulisan yang Anda pasang di situs web
  mana pun. Saat Anda memutuskan memublikasikannya di dunia internet,
  siapa saja dapat mengaksesnya. Hal yang serupa juga akan terjadi
  bagi mereka yang memberlakukan "bayar di muka" untuk menikmati
  publikasi tertentu.

  Kebebasan dalam pengaksesan tulisan Anda memungkinkan pelanggaran
  hak cipta terhadap suatu karya terbuka luas. Tidak hanya itu,
  plagiarisme juga sangat mungkin terjadi. Tidak ada cara yang dapat
  dilakukan untuk memastikan bahwa hal ini tidak terjadi. Satu-satunya
  saran yang memungkinkan ialah memasang penyangkalan (disclaimer)
  dengan rincian yang jelas mengenai keseluruhan tulisan Anda.
  Misalnya, dengan menyatakan: "Dilarang menyalin atau menyebarkan isi
  tulisan ini, sebagian atau seluruhnya, untuk tujuan apa pun tanpa
  izin dari penulisnya." Atau dengan menuliskan: "Tulisan ini dapat
  disalin dan disebarluaskan sejauh mencantumkan sumber yang jelas dan
  tidak untuk tujuan komersial." Tapi percayalah, Anda tidak bisa
  melakukan lebih jauh daripada itu.

  Sikap dan kondisi pembaca menjadi kelemahan berikutnya. Kita tahu,
  tidak ada orang yang benar-benar bisa bertahan lama di depan monitor
  hanya untuk membaca sebuah novel, misalnya -- hanya orang-orang yang
  benar-benar kecanduan saja yang memaksakan diri. Mata kita cenderung
  lebih mudah lelah daripada kalau membaca buku tercetak. Kondisi ini
  akan mendorong pembaca untuk melakukan pembacaan secara cepat.
  Pembaca Anda akan memutuskan untuk memindai (scan) atau melakukan
  pembacaan cepat (speed reading). Tapi ini pun sebenarnya bukan
  masalah besar juga. Kalau tulisan Anda memang menarik dan bernilai,
  pembaca akan rela berlama-lama membaca tulisan Anda sampai selesai.

  SYARAT-SYARAT MENULIS DI INTERNET
  Syarat apa saja yang harus dipenuhi untuk menulis di internet? Bagi
  Anda yang sudah terbiasa menulis secara tercetak, mungkin ini
  pertanyaan yang kerap muncul. Meski pertanyaan ini bagi sebagian
  besar orang terdengar kurang relevan, tapi toh masih banyak yang
  memang penasaran dengan hal ini. Tidak mengapa. Mari kita lihat.

  Sebenarnya, hampir tidak ada yang membedakan syarat penulisan di
  media cetak maupun media internet. Sebelumnya, memang sempat
  disebutkan kalau penyajian tulisan untuk media internet sebaiknya
  pendek-pendek, jangan memakai kalimat yang panjang-panjang. Namun,
  "peraturan" seperti itu tampaknya sudah kurang relevan lagi. Apalagi
  belakangan ini ada ribuan buku yang dialihkan dari bentuk cetak ke
  bentuk elektronik. Kecuali Anda memang mau menulis berita, sebaiknya
  tidak usah ambil pusing.

  a. Orisinalitas
  Salah satu syarat utama dalam hal ini ialah orisinalitas. Pembaca
  mudah tertarik dengan hal-hal yang unik. Mulai dari pemilihan judul
  sampai kepada isi yang dituangkan. Semakin unik, semakin menarik
  pembaca. Tetapi jangan sampai berlebihan.

  Orisinalitas juga berarti berbeda dari yang lain. Konsep awal
  tulisan Anda mungkin diinspirasi oleh tulisan orang lain, entah itu
  berupa opini, esai, maupun cerita fiksi. Tapi Anda tetap harus
  melangkah lebih jauh daripada sekadar memberi apresiasi atau terus
  menulis dengan meniru tulisan orang lain. Alih-alih sebagai penulis,
  Anda akan dituduh sebagai penjiplak.

  b. Bertanggung Jawab
  Anda memang bebas menulis apa saja di internet. Jenis tulisan yang
  bagaimanapun dapat Anda taruh di sana tanpa takut mendengar seorang
  editor berteriak, "Tulisanmu terlalu mengambang!" Hanya saja,
  tulisan Anda sekaligus mesti menunjukkan bahwa Anda bertanggung
  jawab terhadapnya.

  Tanggung jawab Anda ini dapat ditunjukkan dengan memberikan
  penjelasan seperlunya terhadap keadaan yang Anda tulis. Dalam karya
  fiksi, Anda harus menyajikannya secara logis sehingga pembaca
  melihat Anda sebagai penulis yang memang bertanggung jawab.
  Sementara tanggung jawab penulis dalam opini, ulasan, dan tulisan
  nonfiksi lainnya dapat ditunjukkan dengan memberikan fakta-fakta
  yang ada (dan mungkin terlewatkan oleh perhatian pembaca).

  c. Sesuai Pasar
  Anda harus menyadari bahwa Anda tidak akan bisa memuaskan semua
  pihak melalui tulisan Anda. Hampir mustahil untuk menulis bagi
  seluruh bidang dan memuaskan orang-orang di setiap bidang. Alih-alih
  memuaskan, Anda akan dicap sebagai penulis yang suka ngawur hanya
  karena keliru mengangkat salah satu bidang. Oleh karena itu,
  sebaiknya Anda mengenali para pembaca Anda.

  Kalau Anda mau menulis untuk remaja, sajikanlah tulisan yang memang
  relevan bagi mereka. Kalau Anda ingin menulis untuk kalangan bisnis,
  sajikanlah sesuatu yang sesuai bagi dunia bisnis. Kalau Anda ingin
  menulis dongeng anak, sesuaikan pula dengan pola pikir mereka.
  Dengan kata lain, tulislah sesuatu yang memang merupakan minat dan
  level maupun genre bahasa dari pasar yang Anda bidik.

  Demikian pula ketika Anda memutuskan menuangkan tulisan di sebuah
  komunitas. Beberapa situs komunitas menuntut Anda menulis sesuai
  tema yang ditentukan. Sebagai contoh, pada situs Pelitaku, Anda
  tidak dapat menulis fiksi di sana, kecuali pengelola memutuskan
  membuka seksi fiksi.

  MULAI DENGAN BLOG
  Bagaimana memulainya? Mulailah dengan menulis blog. Manfaatkan saja
  situs-situs yang menyediakan layanan blog gratis. Anda tinggal
  memilih: situs yang menyediakan layanan blog gratis dalam format
  komunitas (misalnya, SABDA Space di http://www.sabdaspace.org) atau
  situs yang memberikan ruang untuk menulis blog, berikut alamat yang
  spesifik.

  Perbedaannya, situs blog berbasis komunitas hanya akan memberi Anda
  wadah untuk menulis, tapi tanpa memberikan alamat spesifik untuk
  halaman blog Anda. Sementara layanan blog lainnya memberikan alamat
  blog khusus sesuai selera Anda, plus ruang menulis, dan juga ruang
  untuk mengunggah berkas-berkas tertentu (teks maupun gambar).

  Anda tidak perlu khawatir merasa tertinggal. Tidak ada kata
  terlambat untuk memulai segala sesuatu yang baik. Anda hanya perlu
  menulis, menulis, dan menulis. Lalu kalau merasa usulan dari para
  pembaca Anda akan mempertajam tulisan Anda, jangan segan-segan
  melakukan revisi.


                              ARTIKEL 2
                              ---------

    DUNIA MAYA SEBAGAI TEMPAT MENGGALI DAN BERKREASI BAGI PENULIS
                          Oleh: R.S. Kurnia

  Kekayaan dunia internet atau dunia maya tidak sekadar menghadirkan
  peluang bagi para penulis, khususnya penulis pemula. Kalau Anda
  masuk kategori pemula, Anda tidak perlu khawatir. Internet itu
  bagaikan perpustakaan raksasa yang menyediakan begitu banyak bahan
  dan informasi yang sangat berharga bagi Anda. Yang Anda perlukan
  hanya membuka alat penjelajah Anda lalu menelusuri perpustakaan maya
  ini.

  Ada dua hal yang bisa Anda maksimalkan dari kehadiran internet. Hal
  yang pertama berkenaan dengan apa yang baru saja disajikan di atas
  itu. Sedangkan hal yang kedua, Anda dapat memanfaatkan fasilitas dan
  teknologi yang tersedia.

  A. MEMANFAATKAN PERPUSTAKAAN TERBESAR DI DUNIA

  Cobalah Anda mengetik kata "writing" pada mesin pencari. Anda akan
  menemukan setidaknya 324.000.000 (saat tulisan ini dibuat -- Red)
  situs maupun halaman web. Cobalah lagi dengan kata "penulis", dan
  Anda akan menemukan 5.900.000 (saat tulisan ini dibuat -- Red)
  halaman situs yang memuat kata tersebut atau yang memang berfokus
  atau membahas masalah penulisan.

  Dari hasil pencarian tersebut, beberapa yang ada di daftar pada
  hasil pencarian umumnya memang berupa situs yang berkenaan dengan
  apa yang Anda cari. Kalau Anda tekun menelusuri hasil pencarian
  tersebut, tentu Anda akan menemukan situs web lain yang membahas
  aspek-aspek penulisan secara tuntas. Materi-materi dasar penulisan
  yang mungkin diawali dengan motivasi menulis hingga materi tingkat
  lanjut yang akan mengarahkan Anda untuk menguasai teknik penulisan
  jenis tulisan tertentu juga dapat ditemukan di situs-situs web.

  Memang harus diakui, perkembangan dunia tulisan di dunia Barat jauh
  lebih berkembang pesat daripada di Indonesia. Oleh karena itu, tidak
  usah heran bila Anda lebih banyak menemukan situs web dalam bahasa
  Inggris. Tapi tidak mengapa, siapa tahu dengan demikian kemampuan
  menulis Anda pun berkembang, tidak hanya dalam bahasa Indonesia,
  tetapi juga dalam bahasa Inggris.

  Namun, bukan berarti tidak ada situs khusus yang akan menolong Anda.
  Berikut ini beberapa situs dan ulasan singkat isinya yang bisa Anda
  manfaatkan untuk menambah pengetahuan seputar dunia tulis-menulis.

  Penulis Literatur Kristen dan Umum (Pelitaku)
  http://pelitaku.sabda.org/
  Situs ini hadir di tengah minimnya situs tulis-menulis yang
  didasarkan pada kekristenan. Saat ini, selain menyediakan beragam
  artikel seputar tulis-menulis, sekaligus menjadi arsip e-Penulis,
  Pelitaku juga menyediakan forum diskusi yang membahas beberapa
  kategori menarik.

  AEIOU
  http://aeiou-aeiou.blogspot.com/
  Situs blog ini dikelola oleh David Andreas dan Peter Purwanegara.
  Adapun artikel-artikel yang dipasang di blog ini tidak sekadar
  seputar tulis-menulis, tapi juga budaya membaca. Beberapa tautan
  pada bagian Tetangga dan Sahabat juga berkenaan dengan
  tulis-menulis dan budaya membaca sehingga Anda sekaligus mendapatkan
  sumber informasi yang lainnya.

  Penulis Lepas
  http://www.penulislepas.com/
  Situs ini memang bukan situs penulis Kristen. Namun, informasi yang
  ada di dalamnya tergolong kaya. Bahkan umumnya, berbagai lomba
  maupun sayembara penulisan cukup sering diumumkan di sini. Penulis
  Lepas juga menyediakan halaman lowongan di dunia tulis-menulis.

  Kemudian: menulis, membaca, mengapresiasi
  http://kemudian.com/
  Situs ini bisa dibilang sebagai ajang yang sangat baik untuk menjadi
  penulis. Kalau Anda memang berniat untuk mengasah diri, silakan
  mendaftar di sini. Konsep yang mereka tawarkan, Anda mengirim
  tulisan, lalu anggota lainnya akan melengkapi dan memberi masukan
  sehingga tulisan Anda akan berkembang ke arah yang lebih baik.

  Writer`s Digest
  http://www.writersdigest.com/
  Ini situs berbahasa Inggris yang sangat komplit. Representasi dari
  majalah Writer`s Digest yang terkenal sejak 1920. Bengkel kerja
  (workshop) juga tersedia, di samping tips-tips penulisan. Kalau Anda
  memang berniat menulis dalam bahasa Inggris, situs ini jelas sangat
  bermanfaat bagi Anda.

  B. MEMANFAATKAN FASILITAS DAN TEKNOLOGI YANG DITAWARKAN

  Pada artikel 1, memang disebutkan kalau pengetahuan tentang dunia
  web bukanlah sesuatu yang mutlak bagi penulis. Namun, semakin Anda
  mengenalnya, semakin baik pula presentasi tulisan Anda. Tidak perlu
  bingung karena teknologi sekarang ini memungkinkan Anda untuk
  mengatur isi tulisan Anda dengan lebih mudah, tanpa mesti mengenal
  hal-hal teknis secara "njelimet".

  Ada beberapa situs penyedia blog yang menawarkan pengaturan
  sederhana dengan alamat khusus hanya untuk blog Anda tersebut.

  Wordpress
  http://wordpress.com/
  Sebagai salah satu situs penyedia blog, Wordpress menyediakan
  beragam fitur menarik. Salah satunya, fitur "autosave". Ketika
  menulis blog, dalam kurun waktu tertentu, Wordpress akan menyimpan
  hasil tulisan Anda dalam bentuk draf yang sewaktu-waktu dapat
  dilanjutkan kembali. Ini tentu saja membantu karena siapa yang tahu
  listrik akan padam? Fitur lainnya, Anda dapat memantau jumlah
  kunjungan dalam sehari, sepekan, atau sebulan, lengkap dengan
  grafiknya. Kalau Anda mengerti CSS, Anda dapat memodifikasi sesuai
  selera. Wordpress juga menyediakan beragam "theme" yang senantiasa
  bertambah dari waktu ke waktu. Fitur gratis lainnya ialah Snap! yang
  akan menampilkan tampilan dari sebuah tautan situs luar.
  Komentar-komentar yang masuk pun dapat diatur untuk dimoderasi
  terlebih dahulu. Selain itu, di Wordpress, Anda dapat mengundang
  teman-teman Anda untuk berbagian dalam halaman blog Anda, entah
  sebagai kontributor, entah sebagai editor. Adapun kapasitas
  penyimpanan berkas yang disediakan baru sejumlah 50 MB. Sebelumnya,
  Wordpress hanya menekankan pembagian berdasarkan kategori. Namun
  seiring perkembangan, mereka juga memberi kesempatan bagi pengelola
  untuk melengkapi tulisan mereka dengan sistem "tagging" ini. Adapun
  pola alamat situs blog Anda akan menjadi:
  http://namablogAnda.wordpress.com/

  Blogger
  http://www.blogger.com/
  Hampir seperti Wordpress, situs blog yang berafiliasi dengan Google
  ini cukup banyak penggunanya. Di sini, komentar juga bisa dipilih
  untuk dimoderasi dulu, atau dikhususkan bagi mereka yang punya akun
  Google. Dari segi "theme", Blogger masih kalah ketimbang Wordpress
  karena hanya memberikan dua belas pilihan. Pada Blogger, alamat blog
  Anda berpola serupa seperti pada Wordpress, yaitu:
  http://namablogAnda.blogspot.com/

  Friendster
  http://www.friendster.com/
  Situs satu ini lebih dikenal sebagai situs berbasis komunitas. Jadi,
  blog bukanlah hal utama yang ditawarkan, hanya menjadi pelengkap
  saja. Meski demikian, Anda tetap dapat menggunakannya untuk
  berekspresi melalui tulisan. Tapi karena blog bukan yang utama,
  fitur yang ditawarkan jelas belum dapat menyaingi situs-situs
  penyedia blog lainnya. "Theme" yang ditawarkan juga sangat terbatas
  dan tampaknya tidak ada upaya penambahan. Tulisan Anda juga dapat
  dikategorikan sesuai selera Anda. Bedanya, Friendster tidak
  menggunakan sistem "tagging", hanya kategori. Adapun pola alamat
  blog pada Friendster lebih sulit diingat karena terlalu panjang.
  Polanya sebagai berikut.
  http://namapilihan.blogs.friendster.com/judulblogAnda/

  Multiply
  http://www.multiply.com/
  Sama seperti Friendster, Multiply mengintegrasikan jaringan
  komunitas dengan blog. Salah satu fitur baru yang sedang
  dikembangkan tim Multiply ialah fitur yang memungkinkan Anda untuk
  mengirimkan tulisan via e-mail. Anda juga bisa mengimpor tulisan
  dari blog-blog lain, seperti LiveJournal, Blogger, TypePad, Xanga,
  Windows Live Spaces, atau Yahoo! 360. Selain itu, alamat yang
  diberikan juga menyerupai pola alamat pada Wordpress dan Blogger.
  Secara mendasar, blog Anda akan tampil di halaman depan pada seksi
  blog.

  SABDA Space
  http://www.sabdaspace.org/
  Berbeda dengan situs-situs blog lainnya, situs satu ini lebih
  diarahkan kepada komunitas blogger itu sendiri. Para pengguna tidak
  memiliki alamat situs blog secara personal seperti pada penyedia
  blog lainnya. Semua blogger memiliki akun sendiri, namun menuangkan
  segala ekspresi dan kreativitasnya pada halaman yang bisa dinikmati
  semua orang. Fitur yang disediakan cukup interaktif. Selain sebuah
  "shoutbox", para pengguna dapat saling berkomunikasi secara pribadi
  lewat "Private Message".

  Beberapa situs penyedia blog lainnya didaftarkan di bawah ini.
  - Praize!
    http://www.praize.com/blog/
    Sistem manajemen blog secara umum bisa Anda temukan di sini. Kalau
    mendaftar, Anda sekaligus mendapatkan fasilitas e-mail dari
    Praize.com. Ada 41 "template" yang bisa dipilih. Sayangnya, setiap
    postingan tidak disertai dengan kategori dan sistem tagging. Pola
    alamat blog Anda di sini: http://blogs.praize.com/namapenggunaAnda
  - Blogdrive
    http://www.blogdrive.com/
    Selain hal-hal mendasar, blogdrive menawarkan fitur multipel blog
    dan penulis di bawah satu akun. Penyuntingannya juga dengan sistem
    WYSIWYG (What You See is Wat You Get). "Template", penyusunan,
    plus "tagboard" juga tersedia. Yang menarik ialah fitur Blogdrive
    Mini-MEditor yang memungkinkan Anda untuk menulis blog tanpa harus
    masuk ke seksi admin.
    Pola alamat di sini: http://namablogAnda.blogdrive.com/
  - LiveJournal
    http://www.livejournal.com/
    Mulai melayani sejak 1999, saat ini sudah ada lebih dari
    14.000.000 pengguna. LiveJournal juga merupakan situs berbasis
    komunitas. Dan tentu saja, blog menjadi salah satu fasilitasnya.

  Bila Anda berminat untuk mengembangkan blog Anda dari segi fitur dan
  tampilan, Anda memang perlu belajar banyak dalam urusan teknis.

  C. MILIS SEBAGAI ALTERNATIF LAIN

  Anda juga bisa memanfaatkan sejumlah milis untuk berdiskusi dengan
  sesama penulis lain. Diskusi seperti ini, meski memanfaatkan media
  sederhana (bila dibandingkan halaman web), tetap akan membantu
  mengembangkan karier Anda sebagai penulis. Sejumlah milis penulis,
  baik Kristen maupun umum, bisa Anda temukan. Sebelum memutuskan
  untuk bergabung pada salah satu milis, sebaiknya Anda juga
  mempertimbangkan faktor intensitas diskusi yang berlangsung. Semakin
  tinggi interaksinya, semakin mungkin Anda menemukan banyak hal
  positif di dalamnya. Intensitas diskusi bisa ditelusuri dari halaman
  arsip.

  Berikut ini beberapa milis penulis Kristen yang bisa Anda ikuti.
  - Komunitas Penjunan
    Komunitas-Penjunan-subscribe(at)yahoogroups.com
  - Forum Pena Agape (Fornape)
    fornape-subscribe(at)yahoogroups.com
  - matiasrasulkaj
    matiasrasulkaj-subscribe(at)yahoogroups.com
  - ayonulis
    ayonulis-subscribe(at)yahoogroups.com
  - penulis_kristen
    penulis_kristen-subscribe(at)yahoogroups.com

  Nah, siap menjadi penulis? Manfaatkan kekayaan dunia maya. Siapa
  tahu tulisan Anda malah memancing para penerbit untuk
  menerbitkannya? Selamat berselancar, selamat berkarya.


                               REFLEKSI
                               --------

                 NATAL SEBAGAI PERWUJUDAN KASIH ALLAH
                        Oleh: Novita Yuniarti

  Pada dasarnya, Natal tidak berbicara tentang perayaan, apalagi
  pesta. Peristiwa Natal merupakan peristiwa di mana Allah menjelma
  menjadi manusia. Peristiwa ini sekaligus menunjukkan bagaimana Allah
  memberikan kasih, kelegaan, dan damai sejahtera di dalam diri Yesus.

  Peristiwa Natal telah memberikan warna yang indah bagi manusia.
  Semenjak manusia pertama, Adam dan Hawa, gagal menaati Allah,
  manusia hidup di dalam dosa. Dengan berbagai cara, manusia berusaha
  untuk mencari Allah, namun keberdosaannya membuat Allah tidak
  terhampiri. Sampai Allah sendiri dalam kedaulatan-Nya berinisiatif
  mencari manusia sehingga manusia dapat mengenal-Nya dan beroleh
  keselamatan. Allah di dalam Yesus Kristus menunjukkan kasih-Nya
  kepada ciptaan-Nya ini sampai berinisiatif mengosongkan diri-Nya dan
  mengambil rupa seorang manusia dan bergaul akrab dengan manusia,
  serta merasakan apa yang dirasakan oleh manusia (Filipi 2:6-7).
  Inilah yang kemudian membuat momentum Natal menjadi sangat berarti.

  Peristiwa Natal juga menjadi titik awal dilepaskannya manusia dari
  perhambaan dosa dan maut. Sebab Natal mengawali karya Kristus di
  dunia untuk kemudian menderita di Kalvari, sampai bangkit kembali
  pada hari ketiga. Dan inilah tujuan Allah datang ke dunia di dalam
  pribadi Yesus Kristus -- untuk menyelamatkan manusia yang berdosa;
  tidak ada jalan lain yang dapat menjadi mediator untuk memberikan
  jaminan keselamatan kepada manusia (Yohanes 14:6; Kisah Para Rasul
  4:12).

  Sebagai orang percaya, tak jarang kita melupakan hal-hal di atas.
  Kita mungkin telah menerima Kristus sebagai Juru Selamat kita.
  Namun, kita sering kali lupa bahwa untuk menjadi serupa dengan Dia,
  kita perlu mengalami pertobatan setiap hari. Kita juga sering lupa
  bahwa kita juga seharusnya bersaksi dan melayani setiap orang di
  sekitar kita. Oleh karena itu, marilah menjadikan momen Natal tahun
  ini untuk kembali memikirkan makna Natal yang sejati.

  REFLEKSI
  Sebagai orang Kristen, sering kali kita bersikap egois, tidak pernah
  memberitakan keselamatan yang kita peroleh kepada orang lain.
  Jangankan untuk orang lain, untuk saudara seiman pun kita sering
  egois, tidak pernah menjadi sahabat bagi mereka. Terlalu banyak
  pertimbangan untuk bersahabat; terlalu banyak orang yang merasa
  hampa dan sepi di sekitar kita, termasuk di gereja dan lingkungan
  kita. Ingatlah makna Natal yang sejati. Natal menunjukkan kepedulian
  Allah kepada manusia. Natal juga menunjukkan sikap Allah yang rela
  berkorban, memberi diri menjadi sama seperti manusia.

  Renungkanlah hal-hal berikut.

  1. Setiap orang yang belum percaya kepada Kristus adalah orang-orang
     yang sekarat yang harus segera mendapat perawatan. Bagaimana
     pandangan Anda terhadap keluarga, tetangga, atau teman yang belum
     percaya ketika mereka datang ke rumah Anda?

  2. Natal adalah sirine darurat bagi mereka untuk segera bertobat.
     Sirine itu didengungkan oleh Yohanes Pembaptis lebih dari dua
     ribu tahun yang lampau. Tak putus pula dikumandangkan kepada
     segenap manusia pada zaman ini. Apa yang menyebabkan Allah begitu
     memerhatikan manusia yang berdosa ini?

  3. Ketika kita mengetahui makna Natal adalah waktu memberi bagi
     orang lain, apakah yang telah kita berikan untuk Tuhan dan sesama
     kita?

               "SELAMAT NATAL, TUHAN YESUS MEMBERKATI"


                             STOP PRESS!
                             -----------

                    KOLEKSI ARTIKEL DARI E-ARTIKEL
                      http://artikel.sabda.org/

  Anda haus akan pengetahuan rohani? Melalui e-Artikel -- situs yang
  dirilis oleh Yayasan Lembaga SABDA -- kerinduan Anda akan dipuaskan.
  Situs ini hadir untuk memperkaya pengetahuan rohani Anda dengan
  beragam artikel yang sangat menarik untuk dibaca yang dibagi ke
  dalam kategori-kategori. Pembagian kategori ini akan memudahkan Anda
  dalam mencari artikel-artikel yang akan terus bertambah jumlahnya.
  Anda juga bisa melihat semua artikel yang tersedia dengan klik menu
  Daftar Artikel. Artikel-artikel terbaru langsung ditampilkan di
  halaman depan situs ini. Selain itu, disediakan juga mesin pencari
  untuk memudahkan Anda mencari artikel yang dibutuhkan. Ingin
  mengirim artikel supaya dibaca oleh pengunjung? Silakan mengirimnya
  dengan masuk ke menu Submit Artikel. Artikel yang lolos seleksi akan
  ditampilkan di situs e-Artikel. Segera arahkan browser Anda ke situs
  e-Artikel ini.


                     MENUTUP TAHUN PELAYANAN 2007

  Edisi e-Penulis Edisi 038/Desember/2007 ini merupakan edisi terakhir
  pada tahun pelayanan 2007 ini. Oleh karena itu, mewakili Tim
  e-Penulis, kami ingin menyampaikan terima kasih untuk kesetiaan Anda
  mengikuti seluruh edisi e-Penulis sepanjang tahun ini. Menapaki
  tahun 2008, kami mengharapkan berbagai masukan dari para pembaca
  sekalian demi meningkatkan kualitas e-Penulis. Silakan kirim ke
  alamat redaksi (lihat bagian "footer" di bawah ini).

  Bersama ini, kami turut mengucapkan:

                 Selamat hari Natal 25 Desember 2007,
              selamat menyambut Tahun Baru 1 Januari 2008

  Mari terus menulis untuk melayani Kristus!

______________________________________________________________________

Penanggung jawab     : R.S. Kurnia
Kontributor edisi ini: Davida Welni Dana dan Novita Yuniarti
Berlangganan         : Kirim e-mail ke
                       subscribe-i-kan-penulis(at)hub.xc.org
Berhenti             : Kirim e-mail ke
                       unsubscribe-i-kan-penulis(at)hub.xc.org
Kirim bahan/tanya    : Kirim e-mail ke
                       penulis(at)sabda.org
Arsip e-Penulis      : http://www.sabda.org/publikasi/e-penulis/
Situs Pelitaku       : http://pelitaku.sabda.org/
______________________________________________________________________
                    Melayani sejak 3 November 2004
      Isi dan bahan adalah tanggung jawab Yayasan Lembaga SABDA.
             Didistribusikan melalui sistem network I-KAN.
                     Copyright(c) e-Penulis 2007
                    YLSA -- http://ylsa.sabda.org/
                       http://katalog.sabda.org/
                    Rekening: BCA Pasar Legi Solo
                 No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org